Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 November 2025 | 06.55 WIB

Tottenham Hotspur Vs Manchester United: Performa Buruk Spurs saat Bermain di Kandang

Penyerang Manchester United Benjamin Sesko. (Instagram.com/manchesterunited) - Image

Penyerang Manchester United Benjamin Sesko. (Instagram.com/manchesterunited)

JawaPos.com-Empat kali Tottenham Hotspur berhadapan dengan Manchester United musim lalu. Empat kali pula laga itu berakhir dengan kemenangan untuk Spurs.

Kedua tim akan bertemu untuk pertama kali musim ini pada Sabtu (8/11) pukul 19.30 WIB. Ironisnya, kedua klub ini finis di enam terbawah klasemen Liga Inggris musim lalu meskipun berpartisipasi di Final Liga Europa.

Namun, musim baru ini dimulai dengan jauh lebih cerah bagi kedua tim. Kedua tim mempunyai poin sama 17 dan hanya terpaut dua poin dari posisi kedua, harapan untuk finis di empat besar (atau lima besar) masih terbuka lebar bagi kedua tim.

Spurs mempunyai rekor kandang yang buruk di tahun 2025. Tidak ada tim yang menelan kekalahan kandang lebih banyak di Liga Inggris pada tahun 2025 daripada Tottenham Hotspur (sembilan).

Hanya pada 1994 dan 2003 (masing-masing 10 kali) Spurs mencapai angka dua digit untuk kekalahan kandang dalam satu tahun kalender dalam sejarah liga mereka.

Meskipun sebagian besar kekalahan tersebut saat di bawah asuhan Ange Postecoglou, Thomas Frank juga memiliki rekor buruk di kandang. Selama kariernya bersama Brentford dan Spurs, pelatih Denmark ini telah menderita sembilan kekalahan dalam 16 pertandingan kandang terakhirnya di Liga Inggris, dengan hanya tiga kemenangan.

Spurs mencatatkan xG hanya 0,1 dalam kekalahan 1-0 mereka dari Chelsea, terendah yang pernah dicapai sebuah tim dalam pertandingan Liga Inggris sejauh musim ini. Rata-rata tembakan mereka hanya 9,7 per pertandingan pada musim 2025/2026, terendah dalam sejarah mereka dalam satu musim Liga Inggris sejak 1997/1998.

Masalah lain bagi Spurs adalah potensi serangan United. Hanya Liverpool (156) yang memiliki lebih banyak tembakan di Liga Inggris musim ini daripada Manchester United (153), dan tidak ada tim yang memiliki lebih banyak tembakan tepat sasaran daripada mereka (54).

Manchester United memiliki 66,7 persen tembakan mereka berasal dari dalam kotak penalti (102/153), rasio tertinggi mereka sejak 2012/2013 (66,8 persen), musim terakhir mereka yang meraih gelar juara.

Manchester United akan tampil hampir dengan kekuatan penuh di sini, dengan Lisandro Martínez menjadi satu-satunya pemain United yang absen. Dua pemain yang patut dinantikan dalam pertandingan ini adalah Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes.

Hanya melawan Southampton dan Brighton (lima) Mbeumo mencetak lebih banyak gol di Liga Inggris daripada melawan Spurs. Tiga dari empat golnya melawan mereka tercipta di Stadion Tottenham Hotspur.

Sedangkan Fernandes, telah mencatatkan 53 assist di Liga Inggris, sejak debutnya pada Februari 2020. Hanya Mohamed Salah (64) dan Kevin De Bruyne (58) yang lebih banyak.

Dia telah mencetak assist dalam dua laga tandang terakhir dan berharap dapat melakukannya dalam tiga penampilan tandang berturut-turut untuk pertama kalinya sejak November 2020. Manchester United tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir mereka di Liga Inggris (M3 S1), rekor terbaik mereka di bawah Amorim.

Terakhir kali Setan Merah mencatatkan rekor tanpa kekalahan yang lebih panjang adalah pada Januari/Februari 2024 (lima pertandingan), yang juga merupakan terakhir kalinya mereka mencetak dua gol atau lebih dalam lima pertandingan berturut-turut. Namun, Tottenham berhasil mengalahkan mereka dua kali di Liga Inggris musim lalu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore