Luis Enrique menghadiri konferensi pers. (X/@PSG)
JawaPos.com – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, memberikan kritik tajam terhadap performa timnya setelah mereka memberikan peluang kepada Bayern Munchen untuk mencetak gol. Enrique menilai bahwa Les Parisiens seharusnya bisa kalah dengan selisih lebih besar dari 1–2 dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu (5/11) di Stadion Parc des Princes.
Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi PSG, yang merupakan juara bertahan di kompetisi Eropa, setelah mereka menjalani empat pertandingan sebelumnya tanpa kekalahan. Sementara itu, Bayern Munchen berhasil meraih kemenangan ke-16 secara beruntun di semua ajang yang mereka ikuti.
Gol pertama Bayern tercipta hanya dalam waktu empat menit setelah kick-off, dan gol kedua menyusul pada menit ke-32. Kedua gol tersebut dicetak oleh Luis Diaz, sebelum ia harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah yang diterimanya di akhir babak pertama setelah melakukan tekel keras terhadap Achraf Hakimi.
"Saat bermain dengan 11 pemain di lapangan, tidak dapat dipungkiri bahwa mereka lebih unggul dari kami di babak pertama. Mereka mampu menciptakan lebih banyak peluang, dan kami memberikan beberapa momen berharga (gol) kepada mereka di babak pertama," ungkap Luis Enrique.
"Ketika Anda memberikan kesempatan seperti itu kepada pemain kelas dunia, mereka akan memanfaatkan peluang tersebut. Saya tidak mencari-cari alasan, ini adalah tanggung jawab kami untuk tampil lebih baik," tambah pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Enrique mengakui kesulitan dalam menjelaskan mengapa timnya bisa mengalami kekalahan, terutama mengingat dominasi Bayern di babak pertama. "Saya tidak memiliki penjelasan yang jelas untuk kekalahan ini. Kami memberikan beberapa momen berharga (gol). Mereka berhasil mencetak dua gol, tetapi seharusnya bisa mencetak hingga empat gol. Saya merasa kecewa melihat hal ini karena saya berharap tim PSG dapat menunjukkan performa yang lebih baik," jelasnya.
PSG juga menghadapi masalah cedera yang mengganggu performa mereka musim ini, terutama ketika Ousmane Dembele dan Hakimi terpaksa ditarik keluar lapangan akibat cedera di babak pertama, yang membuat keseimbangan tim tuan rumah terganggu.
Enrique menyatakan bahwa ia perlu lebih baik dalam menangani situasi cedera yang dialami klub ibu kota Prancis. Selain itu, PSG juga tidak diperkuat penyerang Desire Doue yang sudah mengalami cedera sebelum laga ini berlangsung.
"Ketika pemain yang cedera kembali, mereka sering kali belum berada dalam kondisi terbaik. Ini adalah sesuatu yang seharusnya saya kelola dengan lebih baik (sebagai pelatih), mengingat semua pengalaman yang saya miliki," tutup Enrique.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
