
Keributan dalam laga El Clasico ketika para pemain Real Madrid menyerbu Lamine Yamal. (Dok. beIN Sports)
JawaPos.com – Gelandang Barcelona Frenkie de Jong mengkritik provokasi Dani Carvajal terhadap Lamine Yamal di penghujung laga El Clasico menegangkan, yang berakhir dengan perkelahian antarpemain di lapangan setelah pertandingan.
Real Madrid berhasil mengalahkan Barcelona 2–1 untuk mengakhiri rentetan empat kekalahan Clasico berturut-turut sejak musim lalu dan memperlebar keunggulan mereka di puncak klasemen La Liga atas Blaugrana menjadi lima poin.
Yamal dicemooh sepanjang pertandingan oleh para pendukung Madrid atas komentarnya di awal pekan ketika ia mengatakan Los Blancos diuntungkan oleh keputusan wasit yang meragukan dan masih mengeluh.
Carvajal mendekati Yamal, membuat gestur tangan yang tampaknya turut memicu bentrokan antarpemain yang semakin memanaskan duel di lapangan dan gelandang asal Belanda ini angkat bicara soal provokasi tersebut.
"Jika Carvajal ingin berbicara dengan Lamine, dia bisa melakukannya secara pribadi. Jika dia merasa tidak seharusnya melakukan hal-hal seperti itu (membuat komentar seperti itu), dia bisa meneleponnya,” kata De Jong kepada wartawan setelah pertandingan.
“Mereka rekan satu tim (di timnas Spanyol), mereka saling kenal. Kenapa harus membuat keributan di lapangan?" tambah pesepak bola berusia 28 tahun itu mempertanyakan provokasi Carvajal.
Yamal telah memicu ketegangan menjelang pertandingan ketika ia muncul di kanal YouTube Kings League, kompetisi tujuh lawan tujuh yang dijalankan oleh mantan bek Barca, Gerard Pique dan membandingkan Madrid dengan salah satu tim di liga tersebut.
Namun De Jong mengatakan komentar tersebut diambil di luar konteks menjelang pertandingan sehingga menimbulkan huru-hara yang membuat wonderkid 18 tahun itu dibenci semua orang jelang El Clasico.
"Lamine tidak mengatakan bahwa mereka merampok, tidak secara langsung. Dia ada di sana untuk Kings League, orang-orang banyak bicara, tapi saya belum mendengar Lamine mengatakan hal itu secara persis,” tambah De Jong.
"Saya bisa memahami para pemain Madrid, tapi reaksinya (terlalu) berlebihan," pungkas mantan pemain lulusan akademi Ajax itu.
Setelah wawancara Yamal itu menciptakan suasana yang tidak bersahabat terhadap sang supertar di Santiago Bernabeu, dengan para pendukung mencemooh namanya ketika ia diperkenalkan sebelum pertandingan dan kemudian bersiul setiap kali ia menyentuh bola.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
