Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 17.26 WIB

Gian Piero Gasperini Sebut Inter Milan dan Napoli Masih Menjadi Tim Terbaik Serie A

Gian Piero Gasperini saat membawa Atalanta Juara Liga Eropa dua musim lalu. (AP Photo/Frank Augstein)

JawaPos.com – Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menekankan kembali bahwa saat ini Inter Milan dan Napoli merupakan dua tim terkuat di Serie A. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers menjelang pertandingan di mana Giallorossi akan menjamu Nerazzurri di Stadion Olimpico pada Minggu (19/10) dini hari WIB.

Gasperini, yang berhasil mengangkat performa Roma di awal musim 2025/2026, menunjukkan ambisi tinggi menjelang laga sulit melawan Inter. Ia menganggap tim tersebut adalah salah satu yang terbaik di Italia, bersanding dengan Napoli.

"Kami datang ke pertandingan (pekan ketujuh Serie A) ini sebagai pemuncak klasemen. (Melawan) Inter Milan tidak diragukan lagi (mereka) adalah tim terbaik di liga, bersama Napoli, kita semua sepakat akan hal itu," ungkap pelatih berusia 67 tahun tersebut.

Ia menambahkan, "Mereka (Inter dan Napoli) adalah tim yang kuat, tetapi juga merupakan tantangan besar bagi kami. Saya setuju dengan apa yang dikatakan, ini adalah cara untuk mengukur diri kami. Cara terbaik untuk menilai level adalah dengan melawan tim-tim kuat."

Gasperini juga menyatakan, "Dengan menghadapi tim terbaik, kami dapat memahami dan melihat seberapa kompetitif kami (Roma). Meskipun hanya untuk satu pertandingan. Untungnya, dalam sepak bola, terkadang hasil bisa berbeda meskipun performanya tidak sempurna."

"Ini adalah pertandingan di mana semuanya harus dilakukan dengan baik. Inter memiliki skuad yang sangat dalam. Mereka memiliki beberapa pemain yang absen, tetapi kami tidak banyak," tambah mantan pelatih Atalanta tersebut.

Dalam laga ini, Giallorossi kemungkinan besar akan kehilangan Angelino, yang mengalami masalah kesehatan berupa bronkitis asma, dan Leon Bailey yang belum sepenuhnya bugar untuk bermain.

Konstantinos Tsimikas diperkirakan akan menggantikan Angelino di sisi sayap kiri, sementara Wesley atau Devyne Rensch dapat diandalkan untuk memperkuat sisi kanan, memberikan keseimbangan dalam serangan.

Gasperini berharap tim Inter datang dengan semangat tinggi untuk bangkit dari kekalahan sebelumnya dan mengukuhkan posisi mereka di klasemen. "Saya berharap mereka datang ke sini untuk menang dan kembali naik. Ini tampak seperti tantangan besar bagi saya," katanya.

Meskipun saat ini Gasperini berhasil membawa Roma ke puncak klasemen sementara, ia menegaskan bahwa target utama Giallorossi adalah finis di zona Liga Champions.

"Kita berbicara tentang kualifikasi Liga Champions karena alasan yang sangat sederhana. Itu bisa menghasilkan banyak uang. Tidak ada yang berbicara tentang memenangkan Scudetto lagi. Sepertinya orang-orang tidak tertarik dengan itu. Fokusnya adalah finis di posisi keempat," jelasnya melalui Romanews.

Gasperini menjelaskan bahwa alasan tersebut murni dari segi finansial. Ia juga menekankan adanya target teknis yang berbeda dari target finansial. Target-target ini perlu dievaluasi setiap pertandingan dan setiap musim. "Saya membatasi diri pada evaluasi teknis," tambahnya.

"Saat ini, kami berada di posisi yang cukup baik. Kami akan berusaha memaksimalkannya. Bagi kami, target terpenting adalah pertandingan besok (melawan Inter). Sebuah ajang bergengsi," tutup pelatih kelahiran Torino tersebut.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore