Hasil Liga Champions: Tiga Sorotan Utama dari Kekalahan Liverpool di Markas Galatasaray
JawaPos.com - Liverpool kembali harus menerima kenyataan pahit di Liga Champions 2025–26. Bermain di RAMS Park, Istanbul, pada Selasa malam, The Reds takluk 1-0 dari tuan rumah Galatasaray.
Gol semata wayang Victor Osimhen dari titik putih sudah cukup untuk menjatuhkan tim asuhan Arne Slot, hanya beberapa hari setelah mereka juga tumbang di Premier League melawan Crystal Palace.
Kekalahan ini memperlihatkan bahwa Liverpool masih mencari ritme terbaiknya di bawah pelatih asal Belanda tersebut. Kurangnya keseimbangan permainan dan rapuhnya kohesi di lini tengah membuat mereka gagal memberikan respons setelah tertinggal.
Bahkan, sepanjang laga, Gala terlihat lebih dekat menambah gol daripada The Reds yang berusaha menyamakan kedudukan. Slot pun harus bekerja ekstra keras untuk menemukan solusi sebelum laga krusial melawan Chelsea akhir pekan ini.
Melansir SI, berikut tiga sorotan utama dari kekalahan Liverpool di Istanbul.
1. Kekalahan Beruntun yang Mengkhawatirkan
Liverpool sedang berada dalam tren negatif. Untuk kedua kalinya sejak dilatih Slot, mereka mengalami dua kekalahan beruntun. Setelah tumbang di Selhurst Park akibat gol telat Crystal Palace pada Sabtu, kali ini mereka kembali pulang dengan tangan kosong dari Turki.
Padahal, Liverpool sempat tampil cukup menjanjikan di awal laga dengan pressing yang efektif dan beberapa peluang berbahaya. Namun, kelemahan mereka di sayap dan kurangnya variasi ketika bola melewati lini tengah membuat permainan The Reds mudah ditebak.
Hugo Ekitiké memang memberi harapan lewat penampilan impresifnya, terutama di babak pertama, tetapi sinerginya dengan Alexander Isak masih jauh dari ideal.
Masalah terbesar justru terlihat di lini belakang. Bukannya tampil disiplin, pertahanan Liverpool tampak gugup menghadapi intensitas tinggi tuan rumah yang mendapat dukungan penuh dari tribun.
Galatasaray memanfaatkan hal tersebut dengan menekan agresif, membuat The Reds kerap melakukan kesalahan mendasar.
Memang belum ada tanda krisis di ruang ganti, tetapi dua hasil buruk ini menjadi peringatan keras. Slot harus segera menemukan keseimbangan baru jika tidak ingin Liverpool terperosok lebih jauh.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
