Wayne Rooney bersama anaknya, Klay yang sedang belajar sepak bola di akademi Manchester United (X: @WayneRooney)
JawaPos.com – Kehancuran Manchester United dalam beberapa tahun terakhir membuat beberapa legenda tim tersebut naik pitam. Sekarang, giliran Wayne Rooney yang mengutarakan kekecewaannya terhadap mantan klubnya.
Eks kapten tim Setan Merah mengaku khawatir tentang masa depan klubnya, serta arah dan tujuan tim ini di masa depan. Hal tersebut tentunya masuk akal, mengingat tren buruk tim ini di bawah asuhan Ruben Amorim.
Manchester United musim lalu hanya menempati posisi ke-15 di klasemen Liga Inggris, sekaligus menjadi yang terburuk pada era Premier League. Tren buruk tersebut berlanjut musim ini, karena Ruben Amorim hanya mampu mengawal anak asuhnya ke posisi ke-14 di klasemen sementara.
Melalui siniarnya yang dikutip oleh BBC, Wayne Rooney mengaku sudah tidak memiliki kepercayaan terhadap Amorim sebagai nakhoda yang bisa membawa tim ini kembali ke masa jaya. Ia menambahkan, jika ia sudah menaruh ekspektasi kalau eks timnya akan kalah sebelum pertandingan dimulai.
Rooney juga mengatakan kalau beberapa pemain sudah tidak pantas mengenakan seragam tim, serta tim ini butuh “mesin” baru supaya bisa berjalan menuju hal yang lebih baik.
“Saya tidak melihat apapun yang bisa membuat saya percaya diri, dan seharusnya ada perubahan dalam skala besar. Pelatih, pemain, apapun itu. Apapun yang bisa membuat Manchester United kembali Berjaya,” ucap Rooney dalam siniar The Wayne Rooney Show bersama BBC.
Satu hal lagi yang juga menyakitkan, menurut Rooney, adalah ia tidak lagi melihat kultur yang dibangun semasa bermain masih berada di sana. Ia mengaku sedih melihat staf yang dulunya ia temui sehari-hari kehilangan pekerjaan, atau pekerja di sana yang memilih keluar dan mencari pelabuhan baru.
Rooney juga mengaku khawatir jika bobroknya manajemen Manchester United bisa berdampak pada masa depan dua anaknya yang sedang belajar sepak bola di sana. Ia menutup pernyataannya dengan menekankan kalau apa yang ia lihat sekarang bukanlah Manchester United.
“Kultur di Manchester United sudah hilang, dan saya melihatnya sehari-hari. Saya melihat staf kehilangan pekerjaan, dan orang-orang keluar dari sana. Dua anak saya sekarang sedang bermain di akademi Manchester United, dan saya berharap hal ini tidak berimbas pada mereka. Apa yang saya lihat sekarang di klub tersebut bukanlah Manchester United,” ujar Wayne Rooney dalam siniarnya.
Manchester United saat ini terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara Liga Inggris. Mereka baru saja takluk dengan skor memalukan 1-3 dari Brentford, dalam lanjutan Liga Inggris yang berlangsung pada Sabtu (27/9) lalu.
Kegagalan di musim lalu membuat Manchester United absen dari kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam satu dekade ke belakang. Terakhir kali Man United absen dari kompetisi Eropa terjadi pada musim 2014/15, akibat kegagalan David Moyes melanjutkan tongkat estafet dari Sir Alex Ferguson.
Selain itu, Manchester United juga sudah tersingkir dari kompetisi Piala Liga. Bruno Fernandes dan kawan-kawan takluk dari tim kasta keempat, Grimsby Town pada babak pertama kompetisi Piala Liga yang berlangsung pada akhir Agustus lalu.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
