Timnas Malaysia dapat kabar buruk jelang Kualifikasi Piala Asia 2027. (Instagram @theaseanfootball)
JawaPos.com - Naturalisasi pemain Malaysia baru-baru ini mendapat sorotan tajam karena diduga mengandung unsur pelanggaran berat, yaitu ditemukan adanya pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemainnya.
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) pun akan mengajukan banding terhadap sanksi FIFA terkait dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi tersebut.
Dikutip Antara dari laman resmi federasi, Sabtu (27/9), FAM menegaskan akan menempuh jalur dan prosedur hukum demi memastikan bahwa kepentingan para pemain dan tim nasional Malaysia selalu terlindungi.
FAM juga dengan tegas berkomitmen untuk mematuhi peraturan internasional, dan menjunjung tinggi integritas sepak bola nasional, serta akan berkoordinasi dengan pemerintah Malaysia.
"Kami juga akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Malaysia dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa proses ini dilaksanakan secara transparan, adil, dan berlandaskan sportivitas," tulis pernyataan resmi FAM tersebut.
Pihaknya juga yakin bahwa proses naturalisasi sejumlah pemain Negeri Jiran itu sudah sesuai prosedur dan pihak FIFA juga telah meninjau proses naturalisasi itu.
"FAM telah mengelola semua dokumentasi dan prosedur terkait secara transparan sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. FIFA sebelumnya telah meninjau kualifikasi para pemain dan memberikan konfirmasi resmi bahwa mereka memenuhi syarat untuk bermain untuk (Timnas) Malaysia," lanjut pernyataan dari pihak federasi.
FAM ke depannya akan terus memberi perkembangan terkait proses banding dan langkah lanjutan secara transparan kepada publik.
Sebagai informasi, FIFA telah menjatuhkan sanksi kepada federasi sepak bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain terkait pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi.
Ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Dari hasil peninjauan, Komdis FIFA kemudian menjatuhkan hukuman denda sebesar 350.000 franc Swiss kepada FAM dan masing-masing 2.000 franc Swiss untuk ketujuh pemain tersebut.
Tak hanya denda, ketujuh pemain tersebut juga mendapatkan hukuman berupa larangan terlibat dalam kegiatan sepak bola apa pun selama 12 bulan, mulai dari tanggal keputusan disampaikan.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
