Ousmane Dembele. (Instagram @psg)
JawaPos.com – Ousmane Dembélé resmi meraih Ballon d’Or 2025 setelah menampilkan musim terbaik sepanjang kariernya bersama Paris Saint-Germain.
Penyerang asal Prancis ini mengungguli Lamine Yamal berkat performa luar biasa dan kontribusi besar terhadap kesuksesan klub.
Berikut 7 alasan utama yang mengantarkannya meraih penghargaan paling prestisius dalam dunia sepak bola, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Selasa (23/9).
Dembélé mencetak 35 gol dalam 53 penampilan di semua kompetisi musim 2024–2025. Catatan ini menunjukkan ketajaman yang konsisten sepanjang musim. Ia juga menutup musim sebagai pencetak gol terbanyak Ligue 1 dengan 21 gol.
Selain mencetak gol, Dembélé membukukan 16 assist yang memperlihatkan kemampuannya menciptakan peluang bagi rekan setim. Kontribusi ini menjadi faktor penting dalam keberhasilan serangan PSG. Keahliannya mengatur tempo permainan membuat lini depan PSG semakin berbahaya.
Dembélé dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Champions musim ini setelah membawa PSG menjuarai turnamen bergengsi itu untuk pertama kalinya. Ia mencetak gol penting di babak gugur dan final. Performa konsisten di panggung Eropa menjadi sorotan juri Ballon d’Or.
Bermain sebagai penyerang tengah, Dembélé berkembang pesat di bawah asuhan pelatih Luis Enrique. Perubahan posisi ini meningkatkan efektivitasnya di depan gawang lawan. Enrique memberi kepercayaan penuh yang mendorongnya tampil maksimal.
Musim ini PSG merebut empat trofi: Liga Champions, Ligue 1, Coupe de France, dan Trophée des Champions. Dembélé menjadi sosok sentral dalam setiap keberhasilan tersebut. Keberhasilannya memimpin tim menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Prancis.
Sepanjang musim, Dembélé menunjukkan kestabilan performa dan ketenangan saat menghadapi tekanan. Ia menjadi panutan bagi rekan setimnya, baik di dalam maupun luar lapangan. Kepemimpinan ini memberi pengaruh besar terhadap mental juara PSG.
Meski Lamine Yamal tampil gemilang, Dembélé unggul berkat pengalaman dan kontribusi trofi. Pemilih Ballon d’Or menilai konsistensi Dembélé lebih menentukan. Keunggulan ini memastikan gelar Ballon d’Or jatuh ke tangannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022