Jarome Boateng (Instagram @fcbayern)
JawaPos.com – Jerome Boateng, mantan bek Bayern Munich dan tim nasional Jerman, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola.
Dilansir dari laman Flashscore pada Minggu (21/9), keputusan itu disampaikan melalui video berdurasi 65 detik yang diunggah di Instagram pada Jumat.
Boateng menutup karier panjang yang dipenuhi gelar bergengsi baik di level klub maupun internasional.
Baca Juga: Performa Gemilang Andre Onana Antar Trabzonspor Selamat dari Kekalahan Lawan Gaziantep FK 1-1
Boateng menyatakan rasa syukur atas perjalanan kariernya yang penuh pengalaman berharga. Ia menyebut telah belajar, menang, kalah, dan berkembang selama bertahun-tahun bermain untuk klub-klub besar dan negaranya. Baginya, pensiun bukan karena terpaksa, melainkan karena sudah siap melangkah ke babak baru.
Pemain kelahiran Berlin itu mencapai puncak kejayaan ketika membantu Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil.
Bersama Bayern Munich, ia menjadi bagian penting dari tim yang mendominasi sepak bola Jerman selama satu dekade. Boateng meraih sembilan gelar Bundesliga dan dua trofi Liga Champions pada 2013 dan 2020.
Setelah meninggalkan Bayern pada 2021, perjalanan karier Boateng sempat berlanjut ke beberapa klub Eropa. Ia bermain untuk Lyon di Prancis, kemudian Salernitana di Italia, dan terakhir LASK di Austria. Kontraknya bersama LASK berakhir pada Agustus lalu.
Boateng juga pernah menghadapi sorotan negatif di luar lapangan. Ia sempat berurusan dengan tuntutan hukum terkait tuduhan penyerangan, meskipun ia selalu membantahnya. Perkara tersebut menjadi catatan kontroversial dalam akhir kariernya.
Karier profesional Boateng dimulai di Hertha Berlin sebelum hijrah ke Hamburg dan Manchester City. Pada 2011, ia bergabung dengan Bayern Munich, klub tempat ia meraih kesuksesan terbesar. Total, ia tampil 76 kali untuk tim nasional Jerman selama periode gemilangnya.
Pengumuman pensiun ini menandai akhir perjalanan salah satu bek terbaik Jerman di era modern. Boateng meninggalkan warisan sebagai pemain tangguh dengan prestasi mengesankan. Kepergiannya menjadi penutup kisah seorang pesepak bola penuh prestasi dan dinamika.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
