
Paul Scholes menganggap pesaing Man United di Liga Europa hanya satu
JawaPos.com-Luka lama kembali terbuka di Old Trafford. Kekalahan 0-3 dari Manchester City pada derby Minggu (14/9). Bukan hanya menegaskan jarak kualitas di antara dua klub sekota itu, tetapi juga memantik amarah dari legenda Manchester United Paul Scholes.
Scholes tak segan menyemprot kebijakan transfer Setan Merah musim panas ini. MU menghabiskan anggaran kebutuhan lebih dari GBP 200 juta namun hasilnya nihil.
Empat laga Premier League baru menghasilkan empat poin, plus tersingkir dari Carabao Cup oleh Grimsby Town.
"Masalah terbesar adalah kiper. Rasanya mereka harus menunggu sampai laga Grimsby untuk sadar kalau Onana tidak cukup bagus? Lalu Donnarumma tersedia, dan Anda pikir ini kesempatan. Anda bisa dapat kiper untuk 10 tahun ke depan," ujar Scholes dikutip dari Daily Mail Sport.
Melansir dari Daily Mail Sport, Gianluigi Donnarumma yang musim lalu membantu PSG meraih trofi Liga Champions, justru mendarat di City dengan mahar GBP 26 juta. Sang kiper langsung unjuk gigi di laga debutnya di derby Manchester.
Sebaliknya, United malah sibuk dengan Altay Bayindir yang belum meyakinkan. Senne Lammens seharga GBP 18,2 juta justru hanya duduk di bangku cadangan, serta Andre Onana yang sudah dipinjamkan ke Trabzonspor.
"Kalau United tidak bergerak ketika Donnarumma tersedia, itu buat saya kriminal. Anda beli anak dari Belgia seharga 20 juta euro, itu sudah menunjukkan kualitasnya saat ini. Kalau dia kiper top, dia pasti langsung main di laga besar," tegas Scholes.
Tak berhenti di situ, Scholes bahkan menyebut Donnarumma sebagai kesempatan emas yang dilepas begitu saja.
"Itu kesalahan terbesar yang bisa saya lihat. Begitu dia tersedia, seharusnya langsung terbang ke Paris, bawa dia, berikan apapun yang dia mau. Dia bisa jadi kiper terbaik dunia, dia mengingatkan saya pada Peter Schmeichel." ujar Paul Scholes.
Selain sektor kiper, Scholes juga heran dengan prioritas transfer United yang malah menambah tiga penyerang baru seperti Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Sementara lini tengah dibiarkan rapuh.
Kekalahan dari City memperlihatkan betapa Bruno Fernandes kesulitan ketika dipaksa bermain lebih dalam, sementara Manuel Ugarte tak mampu menahan gempuran lawan.
"Sepanjang musim panas saya pikir gelandang tengah dengan mobilitas, yang bisa mengontrol permainan, harus jadi prioritas. Tapi mereka malah beli tiga penyerang. Memang butuh tambahan di depan, tapi tiga sekaligus? Saya tidak yakin," kata Scholes.
United kini tercecer di posisi ke-14 Premier League. Ruben Amorim dituntut bangkit saat menjamu Chelsea akhir pekan ini, sebelum menghadapi Brentford dan Sunderland. Namun, dengan bayang-bayang kritik pedas Scholes, tekanan di Old Trafford jelas semakin berat.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
