Igor Tudor memberi arahan kepada para pemain Juventus di lapangan. (Charly Triballeau/AFP)
JawaPos.com – Pelatih Juventus, Igor Tudor, menegaskan akan mempersembahkan permainan level tertinggi para pemain Bianconeri dalam pertandingan pembuka Liga Champions melawan Borussia Dortmund di Stadion Allianz, Rabu (17/9) dini hari WIB.
Juventus dan Tudor memiliki modal berharga jelang melangkahkan kaki mereka di Eropa setelah menang secara dramatis di derby d'Italia melawan Inter Milan dengan skor 4–3. Meski pelatih Kroasia itu menganggap permainan anak asuhannya belum memuaskan, Juventus siap memberikan lebih saat menjamu Dortmund.
Saat menghadiri konferensi pers sebelum duel Bianconeri melawan Borussia Dortmund, Tudor sudah tidak sabar untuk membawa permainan Si Nyonya Tua ke level tertinggi saat menghadapi tim yang pernah mereka lawan di laga uji musim panas lalu.
“(Dortmund) tim yang sangat kuat, tidak hanya di Jerman, tetapi juga di level Eropa. Kami pernah melawan mereka dalam pertandingan persahabatan, sekarang pertandingannya benar-benar berbeda,” buka Tudor kepada awak media pada Senin (15/9) waktu setempat.
“Senang rasanya pertandingan pertama (Liga Champions) di kandang (Stadion Allianz) dan ini adalah pertandingan dengan level yang sangat tinggi dan kami tidak sabar untuk memulainya,” tambahnya.
“Saya tidak pernah memikirkan ke mana kami bisa melangkah. Kami harus bermain bagus melawan Dortmund. Kami harus cepat dan melihat di mana kami bisa menyulitkan mereka. Ini kompetisi dengan tim-tim papan atas dan pertandingan-pertandingan yang sulit."
Dalam konferensi pers tersebut, seorang wartawan sempat menanyakan terkait pemain andalan Tudor, Kenan Yildiz, yang mulai dibandingkan dengan legenda Juventus, Alessandro Del Piero. Pertanyaan itu membuat sang pelatih terpancing untuk membelanya.
"Kalian membandingkannya, tapi dia sama sekali tidak memikirkan Del Piero. Dia bermain sepak bola dan kalian membandingkannya. Kalian harus membiarkan anak itu (Yildiz) menjalani hidupnya dan berkembang tanpa membicarakannya setiap hari. Dia baik-baik saja," ucap Tudor.
Selain itu, ketika ditanya soal kepastian Yildiz akan bermain sejak menit awal, pelatih kelahiran Split, Kroasia, itu hanya menjawab: “Kita lihat saja nanti” tanpa ada kepastian mengingat pada laga derby d’italia wonderkid Turki itu bermain selama 90 menit dengan satu gol dan satu assist.
Tudor mengungkapkan dirinya mendapat dukungan penuh dari para pemainnya. Mereka percaya Tudor, pelatih yang pernah bermain sebagai bek, bisa membawa Juventus melangkah jauh di kompetisi apapun yang dijalani Bianconeri sepanjang musim 2025/2026.
“Lebih mudah ketika (meraih) menang. Ada (muncul) hubungan yang baik (antara pelatih dan pemain), tetapi saya juga harus membuat pilihan dan melakukan hal-hal yang tidak saya sukai (ketika melatih),” katanya.
“Pekerjaan pelatih memang sulit, tetapi saya cukup beruntung memiliki orang-orang (para pemain) baik yang siap bekerja (keras di lapangan). Sejarah tim ini selalu tentang pekerja keras, fokus, dan serius,” pungkas Tudor.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
