
Mauricio Pochettino (kiri) dan Christian Pulisic menjadi tulang punggun timnas Amerika Serikat. (John Dorton/ISI Photos/USSF)
JawaPos.com–Pelatih kepala timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino akhirnya buka suara soal perselisihannya dengan Christian Pulisic. Pemain AC Milan tersebut kembali berseragam The Yanks di jeda internasional September ini.
Dipanggilnya Pulisic kembali ke skuad timnas Amerika Serikat menandakan konflik keduanya telah usai. Dikabarkan ada ketegangan, saat Pulisic tidak masuk skuad Amerika Serikat di Piala Emas Concacaf yang berakhir menjadi runner-up pada kompetisi tersebut.
“Bagi saya, itu sudah masa lalu. Hal seperti ini memang (sering) terjadi (dalam sebuah tim), kita terkadang membuat kesalahan karena memiliki pandangan yang berbeda,” jelas pelatih 53 tahun ini soal membaiknya hubungan dengan pemain yang dijuluki Captain America itu.
Walau Pulisic sudah membela The Yanks di jeda internasional September ini, Puchettino mengungkap, dia belum berbicara secara langsung dengan winger AC Milan tersebut.
"Itu sudah berlalu, dan kita bisa melihatnya sekarang dengan pemain yang berbeda. Christian (Pulisic) senang berada di sini, tentu saja, dia pemain penting bagi kami, dan saya pikir ini tentang membangun tim untuk Piala Dunia," ujar Mauricio Pochettino.
“Saya rasa saat suasananya sedang bagus (dalam tim). Semuanya (konflik dan masalah) telah berlalu. Hal terpenting dalam situasi ini adalah kita semua ingin terus maju dan melakukan hal yang benar, ini tentang menjadi cerdas," kata Pochettino.
Walaupun Pulisic belum berbicara kepada media soal comeback ke skuad timnas Amerika Serikat, tetapi dia telah berinteraksi dengan penggemar di sesi latihan dan berfoto dengan legenda hidup The Yanks yang kini melatih New York Red Bulls II, Michael Bradley.
Penyerang serba bisa berusia 26 tahun ini merupakan pemain kunci dalam skuad Pochettino mengingat kesuksesan penampilan individu Pulisic bersama AC Milan. Selama dua musim beruntun Captain America memainkan 50 pertandingan berseragam Rossoneri.
Pada 2023/2024, dia mencatatkan 16 gol dan 10 asis. Kemudian 2024/2025, pesepak bola lulusan akademi Borrusia Dortmund ini membukukan 17 gol dan 10 asis.
Dia adalah pemain terbaik Amerika Serikat yang bermain di sepak bola Eropa saat ini. Tidak ada salahnya untuk Pochettino berdamai memanggilnya kembali ke skuad The Yanks.
Bersama Milan 2025/2026, Pulisic sudah memainkan tiga pertandingan dengan menyumbangkan dua gol. Perjalanan masih panjang untuk kembali mengulang kesuksesan dua musim sebelumnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
