Jobe Bellingham. (Dok. Borussia Dortmund)
JawaPos.com - Drama panas di balik lapangan hijau mewarnai laga Bundesliga antara Borussia Dortmund melawan St. Pauli pada Sabtu (23/8). Setelah pertandingan yang berakhir imbang 3-3 tersebut, keributan justru pecah di balik layar, melibatkan orang tua dari pemain muda Dortmund, Jobe Bellingham.
Dikutip dari Sky Sports Germany, drama tersebut dipicu oleh ketidakpuasan Mark dan Denise Bellingham yang merupakan orang tua sekaligus agen Jobe, terhadap keputusan pelatih. Pemain berusia 19 tahun tersebut harus menyudahi debut pertandingannya di liga Jerman usai ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh Felix Nmecha, keputusan yang rupanya tidak diterima baik oleh pihak keluarga.
Kekesalan itu mencapai puncaknya ketika Mark Bellingham, yang juga bertindak sebagai agen dari Jobe, dilaporkan menunggu di lorong stadion usai laga berakhir imbang. Di sana, Mark disebut meluapkan emosinya kepada Sebastian Kehl, Direktur Olahraga Borussia Dortmund. Konfrontasi itu terjadi secara langsung dan cukup memanas, karena Mark merasa keputusan tersebut tidak adil bagi putranya.
Tak hanya berhenti di situ, Mark juga dilaporkan menemui pelatih kepala Dortmund, Niko Kovac, untuk menyampaikan protes secara pribadi. Aksi ini sontak menarik perhatian sejumlah pemain Dortmund, yang kabarnya menyaksikan sendiri ketegangan yang terjadi di sekitar ruang ganti tim.
Akibat tindakan tersebut, Sebastian Kehl dikabarkan memperingatkan ayah dari Jobe dan Jude Bellingham bahwa area ruang ganti merupakan zona terbatas yang hanya boleh diakses oleh pemain dan staf resmi tim. Peringatan itu menegaskan bahwa meski Mark adalah ayah dan agen dari Jobe, intervensi semacam itu tetap melanggar protokol klub.
Sebagai informasi, Jobe Bellingham baru saja bergabung dengan Borussia Dortmund pada Juni 2025, setelah didatangkan dari Sunderland dengan nilai transfer mencapai GBP 32 juta. Harapan besar tentu disematkan pada pemain muda ini, terlebih mengingat rekam jejak kakaknya, Jude Bellingham, yang juga pernah bersinar bersama Dortmund sebelum hijrah ke Real Madrid pada Juni 2023.
Insiden ini pun menjadi sorotan publik dan menambah tekanan bagi pihak klub dalam mengelola ekspektasi terhadap pemain muda dan peran keluarga dalam karier profesional seorang pesepak bola.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
