
Presiden Federasi Sepak Bola Norwegia umumkan hasil laga lawan Israel akan disumbangkan ke Palestina. (Instagram @herrelandslaget)
JawaPos.com - Federasi Sepak Bola Norwegia mengambil langkah kemanusiaan dengan menyatakan akan menyumbangkan seluruh keuntungan dari pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Israel untuk membantu korban di Gaza.
Di sisi lain, Italia melalui asosiasi pelatihnya mendesak UEFA dan FIFA agar Israel disuspensi dari kompetisi internasional.
Dilansir dari ESPN (20/8), Federasi Sepak Bola Norwegia (NFF) menegaskan tidak bisa berdiam diri melihat penderitaan warga sipil di Palestina.
Presiden NFF, Lise Klaveness, menuturkan bahwa keuntungan dari laga Norwegia melawan Israel pada 11 Oktober 2025 di Oslo akan sepenuhnya disalurkan kepada organisasi kemanusiaan yang bekerja langsung di Gaza.
“Kami ingin menyumbangkan hasil laga ini kepada organisasi kemanusiaan yang setiap hari menyelamatkan nyawa di Gaza dan memberikan bantuan darurat langsung di lapangan,” ujar Klaveness dalam pernyataannya.
Langkah tegas Norwegia mendapat respons dari Federasi Sepak Bola Israel. Dalam pernyataannya, Israel meminta Norwegia juga mengutuk serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 serta memastikan dana sumbangan tidak jatuh ke tangan kelompok teroris.
Selain itu, mereka menyinggung kritik global terhadap isu perburuan paus yang pernah dialamatkan kepada Norwegia.
NFF menyatakan sedang berkoordinasi dengan UEFA dan kepolisian setempat terkait pengamanan pertandingan. Kapasitas Stadion Ullevaal kemungkinan dikurangi sekitar 3 ribu kursi dari total 26 ribu demi keamanan.
Sejak Oktober 2023, Israel memang dilarang menggelar laga internasional di kandang sendiri karena alasan keamanan dan harus bermain di venue netral.
Sementara itu, situasi politik sepak bola Eropa makin memanas. Asosiasi Pelatih Sepak Bola Italia (AIAC) mendesak agar Israel disuspensi dari kompetisi internasional.
Dalam surat resmi yang ditujukan kepada Federasi Sepak Bola Italia untuk diteruskan ke UEFA dan FIFA, AIAC menilai langkah itu perlu karena korban jiwa akibat konflik juga menimpa banyak insan olahraga.
“Karena penderitaan masa lalu tidak boleh mengaburkan hati nurani dan rasa kemanusiaan siapa pun,” tulis AIAC dalam pernyataan resminya.
Italia sendiri dijadwalkan melawan Israel pada 9 September 2025 di Debrecen, Hungaria, dan 15 Oktober 2025 di Udine.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
