Como resmi merekrut Alvaro Morata dengan status pinjaman (Dok. Como)
Jawapos.com - Alvaro Morata resmi kembali merumput di Serie A bersama Como. Pemain berposisi penyerang itu dipinjam dari AC Milan usai setengah musim berseragam Galatasaray.
Como telah mengumumkan kedatangan pemain asal Spanyol itu pada Selasa (12/8). Morata bergabung bersama Laniari dengan status pinjaman disertai opsi pembelian.
Artinya, mantan penyerang Real Madrid ini akan kembali merasakan pentas di Serie A. Morata dibeli oleh AC Milan pada awal musim 2024/2025 dari Atletico Madrid.
Namun, ia hanya menjalani setengah musim dengan Rossonerri lantaran dianggap tidak mampu memenuhi ekspektasi. Kemudian dirinya dipinjamkan ke klub Turki Galatasaray dan menyelesaikan separuh akhir musim yang tersisa.
Galatasaray sejatinya memiliki opsi untuk mempermanenkan Morata usai masa peminjamannya berakhir. Namun, Cimbom Aslan lebih memilih menerima sekitar lima juta Euro dan melepas Morata.
Pemilik 86 caps bersama Timnas Spanyol ini tampil cukup solid dibawah arahan pelatih Fatih Terim. Dirinya diturunkan sebanyak 16 laga di seluruh ajang dan berkontribusi pada tujuh gol serta tiga assist.
Alvaro juga turut membantu Galatasaray menjuarai Piala Liga Turki usai mencukur Trabzonspor 0-3 di laga final pada 15 Mei.
Hal tersebutlah yang membuat mantan rekan setimnya di Chelsea dan tim nasional Spanyol Cesc Fabregas meminatinya. Pelatih Como itu memang tengah giat mengumpulkan penyerang untuk menambah kedalaman skuadnya.
Como akan menjadi klub Italia ketiga sepanjang kariernya. Jauh sebelum bergabung dengan AC Milan, Morata telah dulu mencicipi Serie A bersama Juventus di musim 2014/2015.
Demi bergabung dengan Como di bursa transfer kali ini, Alvaro Morata mesti rela sisa gajinya di Galatasaray terkena potongan.
Hal tersebut ia sampaikan dalam salam perpisahannya untuk Galatasaray dan para suporter. Morata menyebut memiliki waktu-waktu yang baik selama membela Cimbom Aslan.
Namun, hal yang berbeda justru ia dapatkan dari perlakuan klub. Morata menyayangkan Galatasaray yang tidak memenuhi hak di akhir masa baktinya.
"Bagi saya, di hidup dan pekerjaan, terdapat prinsip yang seharusnya tidak boleh dipatahkan, seperti menghormati hak setiap orang," tulis Morata dalam media sosial pribadinya.
"Gagal memenuhi dan memberi kompensasi atas apa yang seharusnya didapat, bagi saya, tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai keadilan dan profesional yang saya percaya," sambungnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
