Darwin Nunez. (Instagram @darwin_n9)
JawaPos.com - Musim panas 2025 menjadi momen krusial bagi Liverpool untuk merombak lini serang mereka. Dengan rumor kedatangan Alexander Isak dari Newcastle United dan perekrutan sejumlah wajah baru, masa depan Darwin Nunez di Anfield kian menjadi sorotan.
Meski pernah didatangkan dengan harga fantastis dari Benfica, performa striker asal Uruguay itu kerap jadi bahan perdebatan. Berikut adalah lima alasan mengapa Darwin Nunez bisa saja dilepas Liverpool musim panas ini:
Darwin Nunez merupakan striker klasik yang lebih nyaman bermain di garis terakhir pertahanan lawan. Namun, di bawah Arne Slot, Liverpool kini mengutamakan penyerang yang bisa berperan sebagai pemantul dan penghubung permainan – seperti Roberto Firmino di era Juergen Klopp.
Slot bahkan kerap memainkan Luis Diaz sebagai false nine demi menciptakan ruang bagi sayap-sayap cepat seperti Mohamed Salah. Gaya bermain Nunez yang tidak nyaman di ruang dalam membuatnya sulit menyatu dengan skema baru Slot.
Didatangkan dari Benfica pada musim panas 2022 dengan harga mencapai GBP 85 juta, atau setara Rp1,78 triliun, ekspektasi terhadap Nunez sangat tinggi. Sayangnya, hingga kini ia belum mampu tampil konsisten dalam mencetak gol maupun berkontribusi dalam permainan tim.
Momen seperti kegagalan penalti kontra PSG Maret lalu hanya memperkuat persepsi bahwa sang striker belum mampu mengangkat level Liverpool di level elite Eropa.
Liverpool kini fokus mengejar Alexander Isak, striker andalan Newcastle United. Meski The Toon Army enggan melepasnya tanpa pengganti, pembicaraan terus berlangsung. Jika transfer ini terjadi, besar kemungkinan Nunez akan semakin terpinggirkan.
Kehadiran Isak akan menambah persaingan di lini depan, terutama karena Isak dikenal lebih fleksibel dan cocok dengan kebutuhan taktikal Slot.
Menurut laporan dari pakar transfer Fabrizio Romano, pihak Nunez telah menjadwalkan pembicaraan lanjutan dengan klub Arab Saudi, Al-Hilal. Klub tersebut disebut sangat berminat dan menempatkan Nunez sebagai salah satu target prioritas mereka.
Jika Liverpool mendapatkan tawaran menarik dari Al-Hilal, ini bisa jadi kesempatan emas bagi The Reds untuk mengembalikan sebagian besar dana yang telah mereka keluarkan tiga tahun lalu.
Meskipun Liverpool akan butuh kedalaman skuad untuk bersaing di Premier League dan Liga Champions, komposisi pemain menyerang mereka sudah cukup penuh.
Hugo Ekitike telah direkrut dari Eintracht Frankfurt dan bisa bersaing dengan Isak di posisi striker. Di sisi sayap, Liverpool masih punya Mohamed Salah dan Cody Gakpo. Florian Wirtz dan Federico Chiesa juga bisa bermain di lini depan.
Meski Chiesa kemungkinan kembali ke Italia, fleksibilitas Wirtz membuat Liverpool tidak benar-benar krisis opsi. Menjual Nunez bisa membuka ruang untuk penyerang baru yang lebih sesuai sistem.
Kondisi saat ini menjadikan transfer Nunez sebagai solusi yang saling menguntungkan. Liverpool bisa menyusun ulang lini serang sesuai kebutuhan pelatih baru, sementara Nunez bisa memulai babak baru di kompetisi yang lebih menghargai gaya mainnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
