
Fran dan Gonzalo García tampil kompak bersama Real Madrid meski tak punya hubungan keluarga. (Dok. KHELNOW)
JawaPos.com - Real Madrid sukses menyingkirkan Borussia Dortmund dengan skor 3-2 dalam laga dramatis perempat final Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung pada (6/7) di MetLife Stadium. Dua nama mencuri perhatian dalam kemenangan tersebut, Gonzalo García dan Fran García.
Gonzalo, striker muda berusia 21 tahun, membuka keunggulan lewat voli spektakuler, sebelum Fran, bek kiri berusia 25 tahun, menggandakan keunggulan lewat penyelesaian klinis. Penampilan gemilang keduanya tak hanya membawa Madrid ke semifinal untuk menghadapi Paris Saint-Germain (PSG), tapi juga memicu perbincangan hangat di kalangan fans apakah mereka sebenarnya saudara kandung?
Banyak unggahan di media sosial yang menyebut bahwa Fran dan Gonzalo adalah saudara atau sepupu, apalagi keduanya memiliki nama belakang yang sama yaitu García. Namun, fakta membantah spekulasi tersebut.
Meski sama-sama berasal dari Madrid dan jebolan akademi muda Real Madrid (La Fábrica), Fran dan Gonzalo tidak memiliki hubungan darah. Nama belakang "García" sendiri sangat umum di Spanyol, layaknya "Smith" atau "Johnson" di negara berbahasa Inggris. Jadi, kesamaan nama hanyalah kebetulan semata.
Gonzalo García, kelahiran 2004, bergabung dengan akademi Real Madrid sejak usia 10 tahun. Ia sempat pindah ke Mallorca pada 2018 karena alasan keluarga, namun kembali ke Madrid setahun kemudian. Kini, ia mulai menapaki karier di tim senior dengan performa meyakinkan.
Sementara itu, Fran García, lima tahun lebih tua, lahir pada 1999 dan bergabung dengan akademi Madrid saat berusia 14 tahun. Ia menjalani debut seniornya pada 2018 dan sempat dipinjamkan ke Rayo Vallecano sebelum kembali memperkuat Real Madrid pada 2023.
Meski tidak terikat secara keluarga, chemistry keduanya di lapangan begitu terasa. Mereka tampil solid, saling melengkapi, dan menunjukkan kerja sama apik yang membawa dampak besar untuk Los Blancos. Hubungan mereka adalah cerminan profesionalisme dan rasa saling menghormati di antara dua rekan setim yang tumbuh di lingkungan sepak bola yang sama.
Kini, Real Madrid bersiap menghadapi tantangan besar melawan PSG di semifinal. Siapa tahu, duet García ini bisa kembali jadi pembeda bukan karena hubungan darah, tapi karena kesatuan visi dan semangat di lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022