
Pemain Timnas Indonesia Yakob Sayuri pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Polemik negara yang akan menjadi tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia terus memanas. Kabarnya, Arab Saudi dan Qatar disebut-sebut akan menjadi tuan rumah di babak tersebut.
Kabar ini langsung menuai protes keras dari sejumlah negara peserta. Sebab, Qatar dan Arab Saudi diketahui merupakan peserta babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan tidak digelar di tempat netral, ada kekhawatiran dari negara peserta lainnya.
Irak secara terang-terangan meminta Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) dan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) melakukan pemilihan tuan rumah R4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia secara transparan.
"Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) mengirim surat resmi ke FIFA dan AFC, mendesak transparansi dan keadilan dalam proses pemilihan tuan rumah babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2024," tulis pihak IFA membuka pernyataan.
"Lewat surat ini, IFA mengonfirmasi bahwa Irak sudah secara resmi mengajukan permintaan untuk menjadi salah satu tuan rumah dari dua grup (babak 4) berdasarkan jendela waktu yang sudah dibuat AFC," sambung pihak IFA.
Selain Irak, Oman juga menyuarakan kepada FIFA dan AFC agar penunjukan tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bisa dilakukan dengan adil.
Merespons hal itu, banyak pihak meminta pertandingan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 digelar di tempat netral. Dilansir dari akun sepak bola Arab Saudi, @football_li5, ada lima negara yang diusulkan jadi tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Salah satu negara yang diusulkan jadi tuan rumah babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 jika digelar di tempat netral adalah Kuwait. Negara ini takkan ikut berlaga di babak keempat karena sudah tersisih di babak ketiga.
Kuwait finis di posisi keenam alias dasar klasemen Grup B. Dengan begitu, netralitas bisa terjaga jika pertandingan digelar di Kuwait.
Kemudian, ada Malaysia. Negara satu ini juga dinilai bisa jadi opsi tuan rumah penyelenggaraan pertandingan babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebab, Malaysia takkan ikut ambil bagian.
Jika benar digelar di Malaysia, ini bisa jadi keuntungan bagi Timnas Indonesia. Sebab, pertandingan skuad Garuda bisa ditonton oleh banyak suporter secara langsung.
Itu lantaran Malaysia merupakan negara tetangga Indonesia. Jarak yang berdekatan memudahkan suporter untuk datang langsung ke stadion.
Lalu ada Bahrain. Sama seperti Kuwait, Bahrain juga harus hentikan perjalanan di babak 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Bahrain finis di dasar klasemen Grup C dengan 6 poin saja. Dengan begitu, Bahrain bisa jadi opsi tuan rumah.
Kemudian ada Yordania. Jika pertandingan memang masih ingin digelar di negara Timur Tengah, Yordania bisa jadi opsinya.
Sebab, Yordania takkan berlaga di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena sudah lolos langsung ke Piala Dunia 2026. Mereka finis di posisi 2 pada klasemen Grup C babak ketiga kualifikasi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
