Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Mei 2025 | 23.01 WIB

Inter Milan Pilih Kostum Kuning di Final Liga Champions 2024/2025 Lawan PSG, Selain Alasan Teknis Ada Sentuhan Magis

Jersey kuning Inter Milan diharapkan bawa hoki jelang hadapi Paris Saint-Germain. (Media Inter Milan)

JawaPos.com — Inter Milan akan tampil beda saat menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions 2024/2025. Tim asuhan Simone Inzaghi itu memilih mengenakan jersey ketiga berwarna kuning-hitam yang menyimpan cerita unik di balik pemilihannya.

Keputusan menggunakan kostum kuning ini bukan tanpa alasan dan pertimbangan matang. Warna biru-hitam khas Inter tidak diizinkan dipakai karena bentrok dengan jersey utama PSG yang sama-sama berwarna gelap.

UEFA secara resmi menetapkan PSG sebagai tim “tuan rumah” untuk laga final di Allianz Arena, Munich. Sementara Inter yang menempati sisi kanan bracket turnamen otomatis menjadi tim “tamu” dan harus mengenakan kostum alternatif.

Awalnya kostum kedua Inter yang berwarna putih sempat dipertimbangkan untuk digunakan. Namun, pilihan itu cepat dicoret lantaran seragam putih dianggap membawa kenangan buruk karena Inter pernah kalah dari Bayer Leverkusen saat mengenakannya.

Akhirnya, para pemain Inter secara bulat memilih jersey ketiga mereka yang berwarna kuning-hitam. Menariknya, pilihan ini juga didukung oleh rekor positif Inter saat memakai kostum tersebut di kompetisi Eropa musim ini.

Jersey kuning itu sudah dua kali dipakai Inter di ajang Eropa dan selalu berakhir dengan kemenangan. Mereka berhasil mengalahkan Sparta Praha 1-0 dan Feyenoord 2-0 saat mengenakan kostum ketiga tersebut.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, alasan pemilihan jersey kuning lebih dari sekadar teknis. Para pemain merasa jersey tersebut membawa hoki dan menumbuhkan rasa percaya diri lebih besar jelang partai final.

Faktor psikologis inilah yang jadi penentu kuat pemilihan jersey ketiga untuk laga pamungkas di Munich. Para pemain merasa percaya diri dan nyaman saat mengenakan kostum itu, apalagi catatan kemenangan menyertai.

Bukan hanya kepercayaan diri, ada juga elemen sejarah yang ikut jadi pertimbangan tim. Inter pernah meraih gelar Piala UEFA tahun 1998 saat mengenakan jersey ketiga berwarna unik kala mengalahkan Lazio 3-0.

Kini, momen itu seperti ingin diulang kembali oleh Inter Milan di panggung paling prestisius di Eropa. Harapan untuk mengangkat trofi Liga Champions kembali disematkan pada kostum yang dianggap sakral ini.

Ini akan menjadi kali pertama Inter Milan memakai kostum ketiga dalam final Liga Champions sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, Inter selalu tampil dengan jersey utama atau kedua di enam final sebelumnya.

Pihak klub juga memberikan sentuhan spesial pada jersey kuning yang akan dikenakan di final nanti. Desainnya menampilkan motif simbol kota Milan dengan detail eksklusif yang mempertegas makna laga besar ini.

Di bagian dada jersey, tertulis khusus “FINAL MUNICH 2025 - Munich Football Arena 31 May - Paris Saint-Germain VS FC Internazionale Milano”. Tulisan ini jadi penanda resmi jersey ini dibuat khusus untuk momen bersejarah tersebut.

Kombinasi warna kuning-hitam dipilih bukan hanya untuk estetika, tapi juga sebagai identitas visual yang kuat dan mencolok di atas lapangan. Pihak klub menganggap jersey ini sebagai simbol energi dan tekad besar untuk meraih kemenangan.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore