Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 18.32 WIB

Scudetto Semakin Panas, Inzaghi dan Conte Dilarang Tampil di Laga Krusial

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengapresiasi kerja keras timnya. (Dok. Inter) - Image

Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi mengapresiasi kerja keras timnya. (Dok. Inter)

JawaPos.com–Menjelang pekan terakhir Serie A 2024/2025, persaingan menuju gelar Scudetto semakin panas dan penuh drama. Tidak hanya duel sengit di lapangan, atmosfer tegang juga meluap hingga ke bangku pelatih. Bahkan, lima pelatih harus rela terima kartu merah dalam satu pekan.

Hal ini merupakan suatu kejadian yang sangat jarang terjadi di level tertinggi sepak bola Eropa. Banyak fakta menarik lainnya yang mewarnai laga penentu Scudetto musim ini dilansir dari situs Free Malaysia Today (FMT) pada Selasa (20/5), berikut di antaranya.

1. Napoli dan Inter Kehilangan Pelatih di Momen Krusial

Napoli dan Inter Milan yang hanya terpaut satu poin di klasemen, justru harus menghadapi laga penentu gelar tanpa pelatih utama. Antonio Conte (Napoli) dan Simone Inzaghi (Inter) sama-sama mendapat sanksi larangan mendampingi tim karena insiden kartu merah di pekan sebelumnya.

Sebuah kehilangan besar di saat krusial. Hal ini terjadi karena dalam laga Inter Milan melawan Lazio, situasi menjadi panas ketika wasit memutuskan meninjau VAR untuk kemungkinan penalti bagi Lazio karena handball dari pemain Inter, Yann Bisseck.

Saat proses peninjauan berlangsung, Simone Inzaghi terlibat adu argumen keras di area teknis dengan pelatih Lazio, Marco Baroni. Ketegangan meningkat karena pertandingan saat itu sangat menentukan posisi Inter di klasemen.

Wasit kemudian memberikan kartu merah kepada keduanya. Hal ini mengakibatkan Inzaghi dilarang mendampingi tim di laga terakhir melawan Como, sesuai regulasi Liga Italia untuk pelatih yang menerima kartu merah langsung.

Sedangkan pada laga melawan Parma, Napoli gagal mencetak gol meskipun mendominasi pertandingan. Situasi makin panas saat pertandingan mendekati akhir dan skor masih 0-0.

Conte menjadi frustrasi melihat permainan Parma yang banyak mengulur waktu melontarkan protes keras yang mengarah pada adu mulut dengan pelatih Parma, Cristian Chivu. Akibatnya, kedua pelatih dikartu merah dan otomatis terkena skors satu pertandingan. Hal ini membuat Conte tak bisa hadir di bangku cadangan saat Napoli menghadapi Cagliari di laga pamungkas.

2. Lima Pelatih Dikartu Merah dalam Satu Pekan

Ini bukan pekan biasa, sebab lima pelatih terkena kartu merah hanya dalam satu putaran Serie A. Momen ini mencerminkan betapa tingginya tensi dan tekanan jelang penutupan musim. Drama yang tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di pinggir lapangan.

Lima pelatih yang mendapat sanksi kartu merah, yaitu Simone Inzaghi (Inter Milan), Marco Baroni (Lazio), Antonio Conte (Napoli), Cristian Chivu (Parma), dan Sergio Conceicao (AC Milan).

3. Dari Ribut ke Berdampingan, Inzaghi dan Baroni ‘Nonton Bareng’

Simone Inzaghi dan pelatih Lazio, Marco Baroni, awalnya terlibat adu mulut sengit karena keputusan penalti di akhir laga. Namun menariknya, setelah keduanya dikartu merah, mereka justru terlihat berdampingan di tribun, menyaksikan sisa pertandingan bersama. Sebuah adegan yang unik, dan mungkin hanya bisa terjadi di sepak bola Italia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore