
Pemain FC Twente asal Indonesia Mees Hilgers. (dok. AFC)
JawaPos.com–Klub Liga Belanda FC Twente, tengah dihadapkan pada dilema besar terkait masa depan Mees Hilgers, bek andalan mereka yang kini juga memperkuat Timnas Indonesia. Dengan kontrak yang hanya menyisakan satu musim lagi hingga pertengahan 2026, isu kepergian Hilgers pada bursa transfer musim panas mendatang kian menguat.
Jika tidak segera memperpanjang kontraknya, klub asal Belanda ini bisa menanggung kerugian yang tak sedikit. Menurut laporan Twente Insite, nilai transfer Hilgers diperkirakan mencapai 9,1 juta euro atau sekitar Rp 173,7 miliar.
Estimasi realistisnya pun berada di rentang 7,7 juta hingga 10,4 juta euro. Nilai ini dihitung lembaga analis sepak bola Football Transfers dan SciSports, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti performa, usia, hingga sisa durasi kontrak.
Di sisi lain, Transfermarkt mencatat bahwa nilai pasar Hilgers saat ini adalah tujuh juta euro, mengalami penurunan dari angka 10 juta euro yang sempat tercatat pada awal musim. Meski demikian, potensi ekonomis dan teknis yang dimiliki bek 23 tahun ini tetap sangat menjanjikan bagi klub yang berminat.
Andai benar-benar dilepas tanpa kesepakatan transfer yang menguntungkan atau tanpa perpanjangan kontrak, Twente bisa kehilangan aset berharga, baik dari sisi teknis maupun finansial. Hilgers masih muda dan performanya masih bisa berkembang. Dia bisa menjadi pemasukan besar apabila dilego di waktu yang tepat.
Namun, kerugian Twente tidak hanya soal uang. Sejak resmi membela Timnas Indonesia, Hilgers menjadi magnet perhatian pecinta sepak bola Tanah Air. Keberadaannya ikut mendongkrak popularitas Twente di Indonesia, negara dengan pasar sepak bola yang luar biasa besar.
Jika Hilgers hengkang, klub juga berpotensi kehilangan jutaan fan dari Asia Tenggara yang saat ini turut memberi sorotan besar pada kiprah klub di Eredivisie. Kehadiran pemain naturalisasi seperti Hilgers tidak hanya memperkuat lini belakang timnas, tetapi juga membuka peluang pemasaran bagi klub-klub Eropa di kawasan Asia. Dalam hal ini, FC Twente telah mencicipi manfaat dari nama besar Timnas Indonesia lewat Hilgers.
Oleh karena itu, jika tak segera menyusun strategi matang, baik dengan menjual di harga tertinggi atau memperpanjang kontrak, FC Twente bisa merugi dalam dua aspek sekaligus. Kehilangan nilai jual pemain sekaligus kehilangan pasar dan fanbase Indonesia yang kini mulai melekat.
Klub yang cermat tentu menyadari bahwa Hilgers adalah aset jangka panjang. Selain ketangguhan di lini belakang, kehadirannya membawa nilai tambah dalam hal promosi dan pemasaran klub ke pasar global, khususnya Asia.
Menambah kompleksitas situasi ini, nama Mees Hilgers kini juga tengah masuk dalam radar klub papan atas Italia, Bologna FC. Klub Serie A itu dikabarkan mulai melirik sang pemain menjelang bursa transfer musim panas 2025, seiring mendekatnya akhir kontrak Hilgers bersama Twente.
Media Italia Tutto Mercato melaporkan bahwa dua sosok penting di manajemen Bologna Giovanni Sartori (Direktur Teknik) dan Marco Di Vaio (Direktur Olahraga) telah memasukkan nama Hilgers sebagai kandidat pengganti Jhon Lucumi, bek senior yang kontraknya tak diperpanjang.
Bologna sendiri tengah mempersiapkan skuad untuk kembali tampil di kancah Eropa musim depan. Meski masih bersaing untuk posisi empat besar Serie A, mereka setidaknya punya kans besar bermain di Liga Europa atau Liga Konferensi. Dalam skenario tersebut, tambahan pemain belakang menjadi salah satu prioritas utama.
Hilgers dinilai cocok secara teknis dengan gaya bermain Bologna yang mengandalkan transisi cepat dari lini belakang, sesuatu yang juga diterapkan di Twente. Musim ini, bek kelahiran Amersfoort tersebut sudah tampil dalam 21 laga Eredivisie, menyumbang satu gol dan satu assist.
Karir Hilgers sendiri dimulai dari akademi Sparta Nijkerk sebelum pindah ke FC Twente pada 2011. Dia menjalani debut profesional pada 6 Desember 2020 melawan Ajax Amsterdam, dan sejak saat itu telah mencatatkan lebih dari 100 penampilan bersama tim utama.
Dengan usia muda, jam terbang tinggi, serta konsistensi performa di level atas, Hilgers menjadi figur yang menarik bagi klub-klub Eropa yang mencari bek muda, matang secara pengalaman, dan punya nilai pasar tinggi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
