Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 19.42 WIB

Blanc Mundur dari Man United, Jim Ratcliffe Siapkan Perubahan Besar!

Jean-Claude Blanc (kiri) & Sir Jim Ratcliffe (kanan). (Jean Catuffe/GettyImages) - Image

Jean-Claude Blanc (kiri) & Sir Jim Ratcliffe (kanan). (Jean Catuffe/GettyImages)

JawaPos.com–Manchester United telah resmi mencopot pejabat senior INEOS, Jean-Claude Blanc sebagai direktur tim. sebagai gantinya, dia mengonfirmasi peran baru untuk menjadi salah satu orang terdekat Sir Jim Ratcliffe.

Blanc telah menjadi kepala eksekutif divisi olahraga INEOS sejak dia diangkat menjadi dewan direksi di Old Trafford bersama Sir Dave Brailsford, menyusul pembelian saham Ratcliffe pada tahun lalu.

Pria asal Prancis itu, yang sebelumnya menjabat sebagai ketua dewan direksi di klub raksasa Italia, Juventus, akan terus terlibat dalam pengelolaan United, tetapi sekarang dalam peran sebagai penasihat. Baru-baru ini, klub mengonfirmasi melalui sebuah pernyataan resmi klub yang menyatakan pengunduran diri sang direktur yang mengundurkan diri.

"Jean-Claude Blanc telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur Manchester United, namun ia akan terus berperan aktif dalam pengelolaan klub dalam jabatan barunya sebagai Kepala Hubungan Sepak Bola Internasional dan Penasihat Khusus dewan direksi," tulis pernyataan klub. 

Di tengah perubahan struktural lain di Manchester United, klub dilaporkan akan mengangkat Michael Sansoni dalam peran analis data senior, setelah mengidentifikasi bagian tersebut sebagai area yang perlu diperkuat.

Sansoni telah mengukir namanya sebagai orang berprestasi di ajang olahraga balap Formula 1, bekerja sama dengan Mercedes, yang sepertiga saham timnya dimiliki INEOS juga.

Dalam laporan terbaru Daily Mail, langkah tersebut sudah mendapat restu dari Mercedes, dengan pejabat senior di United percaya bahwa keterampilan dan pengalaman Sansoni dalam analisis data dari F1 dapat dipindahtangankan ke sepak bola.

Beberapa waktu lalu Sir Jim Ratcliffe menggambarkan United masih berada di abad terdahulu dalam hal analisis data. "United sama sekali tidak mengikuti revolusi data yang tidak diikuti Brighton dan Brentford dan juga Liverpool," keluh miliarder Inggris itu.

"Liverpool meminta Ian Graham untuk menganalisis data antara 2012 dan 2023. Mereka mendatangkan Jurgen Klopp dan mereka meminta Michael Edwards sebagai direktur olahraga. Graham merupakan seorang yang jenius dalam analisis data di dunia sepak bola," ujar dia.

"Graham adalah pelopor dalam hal ini dan United tidak ikut campur (berkembang). Kami masih kehilangan banyak hal, karena kami masih belum memiliki analisis data di United,” pungkas miliarder asal Inggris ini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore