Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny saat mencetak gol bunuh diri lawan QPR. (X/@QPR)
JawaPos.com - Nasib kurang mengenakkan datang dari penyerang andalan Timnas Indonesia, Ole Romeny. Sang pemain memberikan kontribusi negatif saat Oxford United takluk lawan Queens Park Rangers (QPR).
Oxford United terpaksa menyerah setelah dipermalukan QPR dalam laga pekan ke-41 Divisi Championship Inggris. Bermain di Kassam Stadium, Kamis (10/4) dini hari WIB, mereka kalah 1-3.
Tim berjuluk The U's memasuki pertandingan ini dengan modal cukup tinggi setelah berhasil mengalahkan tim papan atas, Sheffield United. Namun, mereka gagal mempertahankan hal tersebut saat menghadapi QPR.
Oxford United tampil kurang baik di babak pertama, dan mendapati diri mereka langsung tertinggal 2-0 di babak pertama.
Ronnie Edwards membawa QPR unggul di menit ketujuh, dan kemudian mereka memperbesar keunggulan lewat penyerang tim tuan rumah Ole Romeny melakukan gol bunuh diri tiga menit sebelum turun minum.
Tim besutan Gary Rowett sempat membalas melalui Stan Mills, namun The Hoops memperbesar keunggulan mereka saat Yang Min-Hyeok mencetak gol di waktu tambahan dan memastikan kemenangan dengan skor 1-3.
Hasil ini membuat Oxford terpaku di peringkat 18 klasemen sementara divisi Championship 2024/2025 dengan koleksi 45 poin dari 41 laga. Sementara itu QPR naik ke posisi 15 dengan raihan 49 angka.
Selain hasil negatif tersebut, penampilan Ole Romeny pada laga melawan QPR juga ikut mengecewakan. Diberi kesempatan starter sejak menit pertama, dia gagal menunjukkan kontribusi positif.
Pemain asal Indonesia dipercaya untuk bermain sebagai gelandang serang dan hanya tampil selama 45 menit saja. Selama di lapangan, ia sama sekali tak bisa mencatatkan satu tembakan pun ke pertahanan QPR.
Ole Romeny juga total hanya melepas 10 operan dan delapan di antaranya sampai ke sasaran. Satu umpan panjang dilepaskannya tapi tidak akurat.
Satu ball recoveries dicatatkan oleh pemain berusia 24 tahun. Ia juga melakukan tiga duel perebutan bola dan hanya menang sekali saja.
Laman Fotmob pun memberikannya rating jelek yakni 4.7. Rating tersebut jadi yang terendah di antara semua pemain yang ada di lapangan.
Selepas pertandingan, pelatih Rowett kecewa dengan penampilan anak asuhnya yang jauh berbeda saat sanggup mengalahkan Sheffield United. Dia menyesali performa Oxford United, terutama di babak pertama.
"Dengan performa yang kami tampilkan pada hari Sabtu (lawan Sheffield), apa yang tidak bisa Anda lakukan adalah menampilkan performa yang buruk selama mungkin 30 menit, menurut saya, namun dua gol yang tercipta, kami hanya membiarkannya begitu saja," ujar Rowett.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
