Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Maret 2025 | 21.17 WIB

Manchester City Siap Lakukan Perombakan Besar, Mateo Kovacic Berpotensi Hengkang ke Atletico Madrid

Mateo Kovacic. (Dok. Man.City) - Image

Mateo Kovacic. (Dok. Man.City)

JawaPos.com- Manchester City tengah bersiap untuk melakukan perombakan besar pada skuad mereka musim panas ini. Salah satu nama yang dikabarkan akan angkat kaki dari Etihad adalah gelandang asal Kroasia, Mateo Kovacic. Menurut laporan dari TeamTalk, Atletico Madrid telah memulai pembicaraan terkait kemungkinan transfer pemain berusia 29 tahun tersebut.

Diboyong dari Chelsea pada 2023, Kovacic awalnya diharapkan bisa memberikan stabilitas serta kedalaman bagi lini tengah Manchester City. Namun, meskipun mencatatkan 19 penampilan sebagai starter di Premier League musim ini, performanya dianggap belum memenuhi standar tinggi yang diterapkan oleh klub. Dengan usianya yang semakin menua dan City mengalami musim yang kurang memuaskan saat ini berada di posisi kelima dengan sembilan kekalahan dalam 29 laga liga masa depannya di Etihad tampaknya sudah hampir berakhir.

Sumber yang dekat dengan klub mengonfirmasi bahwa City siap melepas pemain yang telah mengoleksi 108 caps bersama Timnas Kroasia tersebut. Klub asal Inggris itu telah menetapkan harga awal sekitar EUR 30 juta (Rp518 miliar), meskipun Atletico Madrid kemungkinan akan mencoba menegosiasikan harga lebih rendah dengan memanfaatkan kebutuhan City untuk melakukan perombakan besar.

"Atletico Madrid telah mengambil langkah konkret dalam menjajaki transfer ini dan sudah menjalin kontak dengan sang pemain, serta melakukan pendekatan awal dengan pihak Manchester City," menurut laporan TeamTalk.

Dengan kepastian Kovacic yang kian dekat untuk hengkang, Manchester City langsung bergerak mencari penggantinya. Laporan menyebutkan bahwa Pep Guardiola telah menetapkan gelandang Atalanta, Ederson, sebagai target utama. Pemain internasional Brasil yang baru mencatatkan dua caps ini telah menunjukkan performa impresif di Serie A dengan kemampuannya sebagai gelandang box-to-box yang agresif dan cerdas secara taktis sebuah atribut yang dinilai Guardiola sangat dibutuhkan dalam sistemnya.

Namun, City harus bersaing ketat dengan rival mereka di Premier League, seperti Manchester United dan Liverpool, yang juga tertarik dengan Ederson. Meskipun begitu, The Citizens tetap optimistis dapat mengamankan tanda tangan pemain tersebut, terutama karena lini tengah mereka saat ini mengalami krisis menyusul cedera ACL yang dialami Rodri musim ini.

Selain Ederson, City juga dikaitkan dengan Eduardo Camavinga dari Real Madrid dan Bruno Guimaraes dari Newcastle United. Akan tetapi, Guardiola lebih memilih pemain yang sudah memiliki pengalaman di Premier League. Seperti yang disampaikan oleh TeamTalk.

"Guardiola lebih mungkin memilih pemain yang telah terbukti di Premier League daripada mendatangkan Camavinga," tulisnya. 

Kovacic bukan satu-satunya nama besar yang berpotensi meninggalkan Manchester City. Bek kanan veteran, Kyle Walker, dikabarkan semakin dekat dengan kepindahan ke AC Milan, sementara masa depan Kevin De Bruyne dan Jack Grealish masih diliputi spekulasi.

Guardiola tampaknya sadar bahwa perubahan besar diperlukan setelah musim yang kurang memuaskan bagi City, di mana mereka tertinggal 22 poin dari puncak klasemen. Meskipun perubahan ini penting, ada kekhawatiran mengenai seberapa besar dampaknya jika terlalu banyak pemain kunci hengkang dalam satu jendela transfer.

Selain fokus pada perombakan lini tengah, City juga mengawasi talenta muda, termasuk Johan Martinez, pemain 15 tahun asal Ekuador yang disebut-sebut memiliki gaya bermain mirip Ousmane Dembele. Namun, prioritas utama tetap pada perbaikan lini tengah, dengan Ederson sebagai target utama.

Bagi penggemar Manchester City, musim ini tentu sulit diterima. Tertinggal jauh dari puncak klasemen adalah hal yang tidak biasa di era Guardiola. Oleh karena itu, perombakan tim memang diperlukan, dan melepas Kovacic bisa menjadi langkah yang masuk akal.

Perekrutan Ederson tampak menjanjikan, mengingat ia memiliki energi dan kemampuan teknis yang sesuai dengan kebutuhan City. Namun, ada argumen bahwa Bruno Guimarães akan menjadi opsi yang lebih baik karena sudah terbukti di Premier League dan mampu tampil baik di laga-laga berintensitas tinggi.

Tantangan utama adalah memastikan bahwa perombakan skuad ini tidak terlalu drastis. Jika Walker, De Bruyne, dan Grealish juga hengkang, City bisa menghadapi disrupsi besar yang berpotensi memengaruhi performa mereka di musim mendatang. Guardiola telah berhasil melewati transisi skuad sebelumnya, tetapi kali ini tantangannya berbeda bukan hanya meningkatkan kualitas, tetapi membangun kembali tim dari musim yang mengecewakan.

Penggemar City tentu berharap perubahan ini dapat mengembalikan dominasi mereka di sepak bola Inggris dan Eropa.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore