
Pelatih Juventus Thiago Motta.
JawaPos.com - Juventus kembali menelan kekalahan telak usai takluk 0-3 dari Fiorentina pada laga Serie A, Senin (17/3). Ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi Bianconeri, setelah sebelumnya dihajar 0-4 oleh Atalanta. Hasil buruk ini membuat Juventus keluar dari posisi empat besar, dengan Bologna kini mengungguli mereka di klasemen.
Meski dalam tekanan besar, pelatih Juventus, Thiago Motta, menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari jabatannya. Direktur klub, Cristiano Giuntoli, juga memastikan bahwa Juventus tidak akan memecat Motta dalam waktu dekat.
Dalam wawancara dengan DAZN via TMW, Motta dengan tegas menolak opsi mengundurkan diri.
"Itu akan menjadi pilihan yang terlalu mudah, dan saya tidak suka hal-hal yang mudah. Kami harus menemukan cara untuk kembali meraih kemenangan dan mendapatkan poin yang dibutuhkan untuk mencapai target utama, yaitu finis di empat besar," ujar Motta.
Motta juga menjelaskan penyebab kekalahan Juventus dari Fiorentina yang mirip dengan laga sebelumnya melawan Atalanta.
"Ini seperti kelanjutan dari pertandingan terakhir. Kami memulai laga dengan baik, tetapi ketika menghadapi kesulitan pertama, kami gagal bereaksi. Kami harus segera memperbaiki ini. Saat ini, kami tidak cukup kuat dalam bertahan maupun menyerang. Kami perlu mengembalikan kepercayaan diri para pemain," tambahnya.
Juventus kini duduk di peringkat kelima klasemen Serie A, satu poin di bawah Bologna. Mereka sudah tersingkir dari Coppa Italia dan Liga Champions, membuat tiket ke Liga Champions musim depan menjadi target utama yang harus mereka amankan.
Cristiano Giuntoli menegaskan bahwa Juventus masih mempercayai Motta meskipun performa tim menurun drastis dalam dua laga terakhir.
"Kami sangat kecewa, tetapi kami harus tetap bersatu. Kami memang mengalami musim yang naik turun, tetapi dua pertandingan terakhir sangat di luar standar kami. Meski begitu, kami yakin bisa bangkit bersama," ujar Giuntoli kepada Sky Sports.
Giuntoli juga menegaskan bahwa Juventus sejak awal musim sudah siap menghadapi berbagai kesulitan dalam proyek jangka panjang mereka.
"Kami telah memulai proyek ini dengan memahami bahwa akan ada tantangan, termasuk penyesuaian gaji dan lainnya. Target utama kami tetap sama, yaitu lolos ke Liga Champions. Kami tidak akan mengambil keputusan ekstrem hanya karena dua pertandingan buruk," jelasnya.
Juventus akan kembali ke lapangan pada (29/3) setelah jeda internasional, menjamu Genoa di Allianz Stadium. Motta berharap timnya bisa segera bangkit dan kembali ke jalur kemenangan demi mengamankan posisi empat besar.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
