Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Maret 2025 | 20.04 WIB

Luka Modric, Anugerah Terindah di Sepak Bola, Tetap Konsisten di Usia 39 Tahun

Luka Modric masih tampil konsisten bersama Real Madrid, meski nasibnya berada di persimpangan. (Dok. Real Madrid) - Image

Luka Modric masih tampil konsisten bersama Real Madrid, meski nasibnya berada di persimpangan. (Dok. Real Madrid)

JawaPos.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, melontarkan pujian luar biasa kepada Luka Modric, menyebutnya sebagai 'anugerah bagi sepak bola' setelah gol spektakulernya dalam kemenangan 2-0 atas Girona di Santiago Bernabeu.

Modric membuka keunggulan Madrid dengan cara yang luar biasa. Mengendalikan bola pantul dari tendangan sudut menggunakan dadanya, gelandang veteran ini kemudian melepaskan tembakan voli jarak jauh yang menghujam sudut atas gawang pada menit ke-41. Aksi brilian tersebut memperlihatkan kelasnya yang masih terjaga meski sudah berusia 39 tahun.

Sejak bergabung dengan Los Blancos pada 2012, Modric telah mengoleksi 28 trofi dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di klub. Namun, kontraknya akan berakhir di penghujung musim ini, memunculkan spekulasi tentang masa depannya.

Dalam konferensi pers pascapertandingan, Ancelotti menegaskan bahwa Modric layak untuk memutuskan sendiri kapan ia ingin mengakhiri perjalanan bersama Real Madrid.

"Modric adalah anugerah bagi sepak bola. Dia harus tetap bermain selama yang ia inginkan. Apa yang ia lakukan selalu luar biasa, dan kami sangat beruntung memiliki seorang legenda di dalam tim kami," ujar Ancelotti, dikutip dari beinsports.com.

Pelatih asal Italia itu juga menyoroti profesionalisme serta dedikasi Modric dalam dunia sepak bola.

"Dunia sepak bola telah menerima berkah melalui keseriusan, kualitas, dan profesionalismenya. Ia adalah contoh bagi banyak pemain," tambahnya.

Ancelotti bahkan membandingkan ketahanan fisik Modric dengan legenda AC Milan dan tim nasional Italia, Paolo Maldini, yang juga bermain hingga usia 40 tahun.

"Saya pernah melatih pemain berusia 40 tahun lainnya, yaitu Maldini. Keduanya memiliki kesamaan dalam hal ketahanan fisik, mentalitas, dan dedikasi terhadap sepak bola. Bukan kebetulan jika mereka mampu bertahan hingga usia ini. Genetika memang berperan, tetapi komitmen dan sikap juga menjadi faktor utama," tegasnya.

Kemenangan atas Girona membuat Real Madrid kini mengoleksi 54 poin dari 25 pertandingan, sekaligus mengakhiri tren tiga laga tanpa kemenangan. Meskipun posisi mereka setara dengan Barcelona di puncak klasemen LaLiga, Los Blancos masih tertinggal dalam perolehan poin. Sementara itu, Atletico Madrid menempel ketat di peringkat ketiga dengan 53 poin.

Ancelotti juga mengomentari performa timnya dalam laga melawan Girona, yang menurutnya tidak sebaik ketika mereka mengalahkan Manchester City 3-1 di babak gugur Liga Champions beberapa hari sebelumnya.

"Tidak mudah untuk mempertahankan level permainan seperti saat melawan City, tetapi saya menyukai sikap tim hari ini. Meskipun tidak setara, mereka tetap menunjukkan komitmen yang luar biasa," ujarnya.

Selanjutnya, Real Madrid akan menghadapi Real Sociedad pada leg pertama semifinal Copa del Rey pada Rabu mendatang. Setelah itu, mereka akan bertandang ke markas Real Betis dalam lanjutan LaLiga pada 1 Maret 2025.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore