Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 17.58 WIB

Sergio Conceicao Menghadapi Realita Pahit, AC Milan Tak Berdaya di Turin, Begini Komentarnya

Sergio Conceicao menunjukkan ekspresi kesal setelah kekalahan AC Milan dari Feyenoord. (Football Italia) - Image

Sergio Conceicao menunjukkan ekspresi kesal setelah kekalahan AC Milan dari Feyenoord. (Football Italia)

JawaPos.com - AC Milan belum bangkit dari kegagalan di Liga Champions. Dalam lanjutan Serie A di markas Torino anak asuh Sergio Conceicao kalah 1-2.

Di Turin AC Milan kebobolan cepat. Maksud Mike Maignan ingin mmebuang bola justru mengenai badan Malick Thiaw dan mengakibatkan gol bunuh diri.

Setelah itu tim tamu mendominasi. Rentetan serangan dilancarkan. Beruntung bagi Torino yang memiliki Vanja Milinovic-Savic.

Sang kiper membuat banyak penyelamatan gemilang. Termasuk menepis penalti Christian Pulisic pada pertengahan babak pertama.

Upaya Milan baru membuahkan hasil pada babak kedua. Aksi Tijjani Reijnders akhirnya berhasil menyamakan kedudukan.

Akan tetapi skor 1-1 tidak bertahan lama. Menit ke-76 Gvidas Gineitis membawa Torino unggul sekaligus menyudahi pertandingan dengan skor 2-1.

Hasil ini sangat mengecewakan untuk tim tamu. Karena dalam upaya menapaki lagi papan atas mereka justru kehilangan poin.

Tak pelak hal ini membuat Sergio Conceicao kesal. Apalagi timnya terlalu sering kebobolan karena kesalahan sendiri.

“Semua pemain punya kepribadian berbeda. Saya minta maaf kepada para fan yang hadir malam ini. Dalam 12-15 gol terakhir yang kami terima sebagian besar dari kesalahan sendiri,” ucap sang pelatih kepada DAZN.

“Ini bukan tentang strategi atau formasi. Ini adalah hal-hal yang sering membuat saya bertanya-tanya bagaimana hal ini bisa terjadi,” ia menambahkan.

Yang menyakitkan untuk pelatih asal Portugal adalah Torino hampir tidak memiliki peluang. Terutama pada babak pertama.

Akan tetapi mereka mencetak gol karena bunuh diri Thiaw. Ia juga menyesalkan gagalnya Christian Pulisic yang mengeksekusi penalti.

“Torino unggul 1-0 tanpa satu pun tembakan ke gawang, sedangkan kami gagal mengeksekusi penalti dan peluang lain,” sambungnya.

“Hal-hal terjadi dan kami harus lebih kuat saat bereaksi. Saya menyadari bahwa itu juga tidak mudah bagi para pemain ketika pemain terbaik lawan adalah kiper,” tutup Sergio Conceicao.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore