Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Februari 2025 | 00.38 WIB

AC Milan Tersingkir dari Liga Champions, Legenda Hidup I Rossoneri Serang Theo Hernandez: Pemain Tak Bermoral!

Theo Hernandez dikritik tajam oleh legenda AC Milan, Zvonimir Boban. (French Football Weekly) - Image

Theo Hernandez dikritik tajam oleh legenda AC Milan, Zvonimir Boban. (French Football Weekly)

JawaPos.com - AC Milan secara mengejutkan tersingkir dari Liga Champions. Pada leg kedua play off 16 besar melawan Feyenoord, Theo Hernandez dkk imbang 1-1. Hasil imbang membuat AC Milan angkat kaki dari Eropa. Sebab pada leg pertama di Rotterdam mereka takluk 0-1.

Kegagalan I Rossoneri semakin lengkap setelah Theo Hernandez mendapat kartu merah. Diving yang dilakukan pada awal babak kedua membuat wasit memberinya kartu kuning kedua.

Keluarnya Theo sekaligus jadi awal bencana. Tak lama setelah tim bermain dengan 10 orang mereka kebobolan oleh gol Julian Carranza.

Inilah yang membuat legenda klub, Zvonimir Boban, naik pitam. Ia mempertanyakan sang bek kiri yang menurutnya tidak perlu.

Boban juga mengkritik sikap para pemain lain. Dalam hal ini dia menyalahkan mereka terkait apa yang dilakukan penggawa timnas Prancis.

Theo Hernandez telah melakukan ini selama bertahun-tahun, saya terkejut karena belum ada orang yang memberitahunya atau memperbaiki perilakunya,” ujar legenda AC Milan kepada Sky Sport Italia.

“Kartu kuning kedua tidak masuk akal. Itu tidak senonoh dan tindakan tidak sportif. Anda tidak boleh melakukan itu, tidak ada alasan apa pun untuk itu,” ia menambahkan.

Performa eks Real Madrid musim ini memang naik turun. Ia beberapa kali jadi pembeda, namun tak jarang pula sebagai penyebab kekalahan tim.

Hal ini sudah disadari Zvonimir Boban. Dan diving di dalam kotak penalti dia anggap sebagai sikap tak bermoral dari seorang pemain bertahan.

“Sejak awal musim saya melihat Theo Hernandez seperti pemain yang tidak saya kenal. Dia sangat pemalas. Awalnya dia tidak begitu bagus dalam bertahan, tapi sekarang rasanya dia bahkan tidak mau berusaha,” tegasnya.

“Secara moral ini kesalahan serius. Mengapa melakukan itu? Dia bek, bisa menyerang dan punya kecepatan, fisiknya juga kuat, lalu jatuh seperti itu…ayolah,” tutup mantan direktur AC Milan.   

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore