
Pelatih Liverpool Arne Slot. (Peter Byrne/PA Images via Getty Images)
JawaPos.com - Pelatih kepala Liverpool Arne Slot meyakini penampilan gugup timnya melawan Wolverhampton Wanderers dipicu oleh kekacauan dan hasil imbang dramatis dalam derby Merseyside Kamis (13/2) kemarin saat bertandang ke markas Everton.
Pada pekan ke-25 Liga Inggris Liverpool berhasil bangkit dengan mengalahkan Wolves 2-1 di Anfield pada Minggu (16/2), dengan dua gol di babak pertama dari Mohamed Salah dan Luis Díaz cukup untuk The Reds mengamankan tiga poin Matheus Cunha sempat membalas lewat gol spektakuler.
Wolves pimpinan Vitor Pereira sempat membaik di babak kedua dan Slot yakin rasa frustrasi yang terjadi di skuadnya karena laga pertengahan pekan lalu, ketika James Tarkowski mencetak gol penyeimbang pada menit ke-98 di Goodison Park dalam derby Merseyside.
Mengutip dari ESPN, juru Taktik The Reds asal Belanda itu menyalahkan kekacauan melawan Everton sebagai penyebab rasa frustasi dan kegugupan anak asuhannya di pertandingan melawan Wolves Minggu (16/2).
“Jelas ada kelegaan pada akhirnya setelah menang, terutama setelah apa yang terjadi pada hari Rabu (waktu setempat) lalu. Delapan menit terakhir di mana kami kebobolan gol membuat sangat frustrasi karena bisa berdampak pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” ungkap Slot.
“Anda lihat hari ini (pertandingan melawan Wolves) setelah kami kebobolan 2-1 untuk pertama kalinya musim ini kami merasa sedikit lega bisa mempertahankannya, setelah kebobolan di menit-menit terakhir melawan Everton, hal itu sedikit menghantui kepala kami.”
"Sangat sulit untuk memenangkan pertandingan sepak bola orang-orang berkata: 'Anda punya Mo Salah, apa yang Anda bicarakan?' Tidak, sangat sulit untuk menang setiap laga, jadi itulah mengapa kemenangan ini penting
“Kita (Liverpool) akan memasuki pekan besar di mana kami berharap para pemain dapat menunjukkan mentalitas yang sama tetapi bermain lebih baik dari sebelumnya (seperti melawan Everton),” tambah pelatih 46 tahun itu.
Melansir dari ESPN, Slot juga mengonfirmasi bahwa keputusannya untuk mengganti Ibrahima Konate di babak pertama merupakan kekhawatirannya tentang bek tersebut yang akan mendapat kartu kuning kedua.
“Ya, saya mengeluarkannya (Konate) karena itu (kemungkinan mendapat kartu kuning kedua). Jika dia mendapatkan kartu kuning kedua karena pelanggaran tidak perlu (dorongan bahu), itu akan menjadi kartu kuning lembut sehingga dia akan dikeluarkan dari lapangan karena dua pelanggaran tak perlu.
"Saya pikir wasit merasakan hal yang sama, itu sebabnya dia tidak (memberi kartu kuning lagi). Tapi saya sudah menonton sepak bola berkali-kali dalam hidup saya dan saya tahu bahwa seorang pemain (mendapat kartu kuning) pasti berada di bawah tekanan.
“Jadi setiap pelanggaran berikutnya akan membuat wasit berpikir lagi bahwa mungkin dia harus memberikannya hukuman kartu kuning kedua (kartu merah). Saya mengingat kembali hal itu tiga hari yang lalu.
“Tetapi bagi Ibou (Konate), sangat sulit untuk bermain sepak bola selama 45 menit melawan tim Wolves yang kuat, jadi saya harus menariknya mengetahui bahwa Anda tidak bisa melakukan pelanggaran terhadap pemain bagus seperti yang dimiliki Wolves,” pungkas Arne Slot.
