Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 21.20 WIB

Hansi Flick Tidak Suka Jika Lamine Yamal Dibandingkan dengan Lionel Messi dan Maradona

Lamine Yamal mengidolakan Neymar di Barcelona. (Instagram/@lamineyamal) - Image

Lamine Yamal mengidolakan Neymar di Barcelona. (Instagram/@lamineyamal)

JawaPos.com - Pelatih Barcelona Hansi Flick menyebut Lamine Yamal pesepak bola jenius setelah kontribusi besarnya dalam kemenangan 1-0 melawan Alavés pada Minggu (2/2). Pelatih berusia 59 tahun itu juga tidak suka jika Yamal dibandingkan dengan Messi dan Maradona.

Pemain berusia 17 tahun itu memberikan umpan kepada Robert Lewandowski untuk satu-satunya gol setelah melakukan pergerakan yang menawan dalam pertandingan tersebut. 

Meski masih berada di peringkat ketiga, saat ini Barcelona mampu menipiskan jarak menjadi empat poin dari sang pemimpin klasemen Real Madrid, yang kalah dari Espanyol pada Sabtu (1/2) kemarin.

Menyadur dari ESPN, setelah Yamal unjuk gigi dengan mengobrak-abrik pertahanan Alaves sendirian lewat dribel yang tak terhentikan menimbulkan adanya perbandingan wonderkid 17 tahun itu dengan Lionel Messi dan Diego Maradona.

“Saya bukan penggemar hal itu,” kata Flick dalam konferensi pers saat diminta membahas tentang kemiripan Yamal dengan Messi dan Maradona.

"Lamine adalah pesepak bola jenius. Apa yang dia lakukan hari ini, sungguh sulit dipercaya. Saya sangat senang dia bermain untuk Barca. Itu sangat luar biasa. Di usianya ke-17 tahun, dia tampil bagus di setiap pertandingan,” tambah Flick.

"Dan lawan-lawan yang dihadapi juga tidak mudah untuk dilawan. Mereka kuat, bertahan dengan baik, mereka mencoba menghadangnya dengan agresif, tapi dia melakukannya dengan baik. Saya menyukainya."

Melansir dari OptaScore, Lamine Yamal melakukan 21 percobaan dribel melawan Alavés dan berhasil menyelesaikan 11 percobaan di antaranya, itu adalah percobaan paling banyak yang dilakukan oleh pemain Barcelona dalam satu pertandingan La Liga sejak musim 2005-06.

Blaugrana sempat kesulitan untuk membongkar pertahanan Alaves sebelum gol Lewandowski di menit ke-61, lalu Flick memasukkan Frenkie de Jong untuk merubah sistem penyerangan Barcelona.

Setelah pertandingan Flick memuji peran de Jong, yang telah bangkit dari cedera pergelangan kaki selama setahun terakhir, dalam membantu Barca menang di pertandingan ini.

“Kami di babak pertama bahwa kami harus mengubah komposisi lini tengah, kami harus menguasai penguasaan bola. Kami memasukkan Frenkie (de Jong) karena kepercayaan dirinya dalam menguasai bola sangat membantu kami di lini tengah,” kata Flick.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore