Alejandro Garnacho telah mengubah cara bermain untuk Manchester United. (Glyn Kirk/AFP via Jawa Pos)
JawaPos.com - Ruben Amorim memuji Alejandro Garnacho atas penampilannya baru-baru ini. Ia mengklaim bahwa pemain 20 tahun itu telah mengubah segalanya untuk menarik perhatiannya kembali dan mempertahankannya di skuad utama Setan Merah.
Sudah hampir tujuh minggu sejak Garnacho dan sesama lulusan akademi Setan Merah Marcus Rashford secara mengejutkan didepak dari line up utama Manchester United ketika mereka berhasil bangkit untuk mengalahkan rival sekotanya, Manchester City dengan skor 2-1 pada 15 Desember 2024 lalu.
Sejak itu saat itu, Rashford diasingkan dari skuad utama, sementara Garnacho kini santer diisukan tentang kepindahannya ke Napoli dan Chelsea.
Alejandro Garnacho kembali tampil mengesankan setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 di Liga Europa atas Steaua Bucharest pada Jumat (31/1).
Menyadur dari ESPN, Ruben Amorim mengatakan winger timnas Argentina itu pantas mendapatkan pujian karena perubahan dalam penampilannya.
"Saya pikir dia tidak berkembang di bawah saya. Dia langsung berubah setelah pertandingan (melawan) Manchester City," ungkap Amorim.
“Cara dia (Garnacho) memahami berbagai hal dan memahami bahwa saya hanya ingin membantunya menjadi lebih baik, saya hanya ingin memenangkan pertandingan. Dia berubah dalam segala hal, pendekatan ketika saya berbicara dengannya, cara dia bangkit dari keterpurukan.
"Terkadang dia memahami bahwa saya adalah pelatih yang berbeda dari yang lain, bahwa saya menuntut dalam cara saya, hal itu yang membuat pemain kesulitan. Dia memahami bahwa hal itu tidak pernah buruk, itu selalu untuknya, tetapi memang aku adalah pelatih yang berbeda,” tambahnya.
"Saya pikir semua perbaikan tim saat ini berasal dari Garnacho dan dia semakin membaik, kami ingin terus berkembang dan meningkat bersama Garnacho. Saya pikir dia banyak menunjukkan potensinya."
Napoli dan Chelsea yang saat ini dikaitkan dengan kepindahan Garnacho, dikabarkan akan segera memboyongnya dari United karena hukuman aturan Keuntungan dan Keberlanjutan (PSR). Kasus yang sama terjadi pada Kobbie Mainoo, di mana ia terpaksa harus masuk daftar pemain yang dijual klub saat ini.
Meskipun Garnacho dan Mainoo kemungkinan akan tetap bertahan di klub pada bulan Januari ini, Ruben Amorim mengakui bahwa dia ingin lebih banyak pemain akademi datang untuk membantu di lapangan.
“Saya ingin pemain (akademi) seperti Kobbie dan Garnacho di dalam skuad,” tambah Amorim menjelang pertandingan Liga Premier hari Minggu melawan Crystal Palace.
"Anda harus mendatangkan lebih banyak (pemain akademi) karena itu adalah sesuatu yang harus dimanfaatkan oleh semua klub di Inggris. Kita harus memanfaatkan pemain dari akademi untuk bermain, merasakan seragamnya, dan juga menjualnya ke klub lain untuk mendapat keuntungan," tutupnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
