Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Maret 2026, 23.31 WIB

Alejandro Garnacho Akui Malu Usai Kena Tilang, Karier di Chelsea Ikut Disorot!

Alejandro Garnacho. (Dok. Mirror) - Image

Alejandro Garnacho. (Dok. Mirror)

JawaPos.com - Pemain sayap Chelsea FC, Alejandro Garnacho, mengaku malu setelah terbukti melanggar batas kecepatan saat meninggalkan pusat latihan Manchester United pada musim panas lalu.

Melalui pernyataan resmi yang disampaikan tim hukumnya dari JMW Solicitors, Garnacho mengakui kesalahannya mengemudi dengan kecepatan 50 mph di zona 40 mph pada 26 Agustus 2025 di Carrington Lane, tak lama sebelum kepindahannya ke Chelsea rampung.

"Garnacho menerima bahwa ia melakukan pelanggaran melebihi batas kecepatan dan telah mengaku bersalah. Ia menyebut ini sebagai kelalaian dan menyampaikan permintaan maaf. Klien kami merasa malu atas situasi ini dan meminta maaf kepada pengadilan," demikian pernyataan tersebut.

Atas pelanggaran itu, pemain timnas Argentina tersebut dijatuhi denda sebesar 660 poundsterling, ditambah biaya hukum 120 poundsterling serta surcharge korban sebesar 264 poundsterling.

Insiden ini terjadi di tengah situasi sulit Garnacho di Manchester United, saat ia tersisih dari skuad utama oleh pelatih saat itu, Ruben Amorim, dan tidak dimainkan dalam dua laga awal Liga Inggris. Hanya empat hari setelah pelanggaran tersebut, Garnacho resmi hijrah ke Chelsea dengan kontrak tujuh tahun dalam kesepakatan bernilai hingga 40 juta poundsterling.

Meski sempat mengungkapkan kecintaannya pada Chelsea sejak kecil terinspirasi oleh legenda klub Eden Hazard, perjalanan Garnacho di Stamford Bridge sejauh ini belum berjalan mulus.

Dari 20 penampilannya di Liga Inggris musim ini, ia baru mencetak satu gol. Catatan tersebut bahkan kalah dari bek kanan Malo Gusto yang sukses mencetak gol perdananya di level senior saat menghadapi Wolverhampton Wanderers pada November lalu.

Persaingan ketat di lini depan juga menjadi tantangan tersendiri bagi Garnacho. Ia harus berebut tempat dengan sejumlah pemain dengan karakter serupa seperti Jamie Gittens, Estevao Willian, dan Pedro Neto untuk mengisi dua posisi sayap.

Situasi ini membuat Garnacho masih berjuang menemukan performa terbaiknya di Chelsea, di tengah sorotan yang kini tak hanya datang dari lapangan, tetapi juga dari luar lapangan. 

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore