Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Januari 2025 | 01.37 WIB

Diego Simeone Sanjung Julian Alvarez, Jadi Penentu Kemenangan Atletico Madrid atas Bayer Leverkusen

Julian Alvarez, Jadi Penentu Kemenangan Atletico Madrid atas Bayer Leverkusen. - Image

Julian Alvarez, Jadi Penentu Kemenangan Atletico Madrid atas Bayer Leverkusen.

JawaPos.com- Diego Simeone puas dengan penampilan Julian Alvarez yang berhasil mencetak gol di menit ke-90 untuk membawa Atletico Madrid menang 2-1 atas Bayer Leverkusen di Liga Champions. Laga tersebut dimainkan di Riyadh Air Metropolitano, Rabu (22/1). 

Atletico Madrid sebenarnya cukup kesulitan di laga ini karena Pablo Barios diganjar kartu merah di menit ke-25. Unggul jumlah pemain membuat Bayer Leverkusen langsung membuka keunggulan di menit ke-45+1 lewat gol yang dicetak oleh Piero Hincapié. Keadaan berbalik saat tim tuan rumah menyamakan kedudukan lewat gol Julian Alvarez di menit ke-52 dan 90 saat tim asuhan Xabi Alonso bermain dengan 10 orang. 

Sang pelatih, Diego Simeone turut memberikan pujian kepada anak asuhannya tersebut. "Saat kami berpikir untuk merekrut Julian (Alvarez), inilah yang membuat kami bersemangat. Ia memiliki pengalaman yang luar biasa. Ia pemain yang punya masa kini, dan masa depan yang lebih baik," ucapnya usai pertandingan kepada Movistar yang mengutip dari ESPN, Rabu (22/1). 

Pelatih asal Argentina tersebut berharap Julian Alvarez akan terus berkembang di Atletico Madrid. "Mari kita berharap kami dapat membantunya sebagai sebuah tim, dan ia dapat terus memiliki kerendahan hati yang dimilikinya untuk dapat terus berlari, bekerja, dan berjuang untuk segalanya, karena saya yakin bahwa seiring berjalannya waktu, hal itu akan menempatkannya di tempat yang istimewa di klub ini," kata Diego Simeone

Lebih lanjut, Simeone mengakui bahwa laga ini sangat sulit karena tim tamu bermain lebih baik dengan selalu menguasai bola di sepanjang laga. Namun, ketika Bayer Leverkusen juga bermain dengan sepuluh orang di menit ke-90, Simeone merasa timnya bisa menang.

"Apa yang terjadi di babak kedua bukanlah suatu kebetulan, tim telah melakukannya di pertandingan sebelumnya. Kami menyamakan kedudukan, pemain mereka diusir keluar lapangan, kami merasa kami bisa menang. Kami memanfaatkan peluang yang kami miliki, dan memenangkan pertandingan Liga Champions yang emosional. Ini momen indah bagi para penggemar," ujar pelatih 54 tahun itu. 

Sementara sang penentu kemenangan merasa laga ini merupakan penampilan terbaiknya sejak didatangkan dari Manchester City. "Mungkin ya, dengan semua yang terjadi, bermain dengan sepuluh orang di awal dan kebobolan," ucap Julian Alvarez

Sama halnya dengan apa yang diungkapkan Diego Simeone, Alvarez juga merasa ini adalah laga yang sulit untuk dimainkan. "Itu sulit. Namun, kami memainkan permainan kami, dan tim berkembang, lalu kami menyamakan kedudukan, dan dengan sepuluh lawan sepuluh, kami memiliki peluang untuk menang. Itu tiga poin yang sangat penting, dan itu akan membantu kami tetap yakin pada apa yang kami lakukan," kata penyerang Timnas Argentina tersebut. 

Los Rojiblancos berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Champions dengan meraih 15 poin dan memiliki peluang besar untuk lolos ke babak 16 besar. Di laga terakhir, Atletico Madrid akan menghadapi RB Salzburg, Kamis (30/1).

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore