Tim Putri Korea Utara U-17 berhasil sabet gelar juara. (FIFA)
JawaPos.com — Korea Utara kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah sepak bola putri dunia dengan menjadi juara Piala Dunia Wanita U-17 2024. Mereka mengalahkan Spanyol dalam drama adu penalti di Stadion Olimpiade Felix Sanchez, Republik Dominika, dengan skor akhir 4-3 (1-1), memastikan trofi ketiga di turnamen ini.
Kemenangan Korea Utara di Piala Dunia U-17 tahun ini menambah rekor dominasi mereka di ajang sepak bola wanita usia muda. Dengan gelar ini, Korea Utara kini menjadi pemegang trofi terbanyak di Piala Dunia Wanita U-17, unggul dari Spanyol yang baru mengoleksi dua gelar pada 2018 dan 2022.
Dominasi Korea Utara di turnamen ini semakin lengkap dengan catatan tak terkalahkan dan performa defensif yang nyaris sempurna. Sepanjang enam pertandingan, tim berjuluk “Azalea dari Timur” hanya kebobolan dua gol, membuat mereka kian disegani oleh tim-tim lawan.
Di fase grup, Korea Utara yang tergabung di Grup C tampil trengginas dengan kemenangan sempurna di tiga pertandingan. Mereka menghancurkan Meksiko dengan skor 4-1, menang 3-0 atas Kenya, dan melumat Inggris 4-0 untuk mengamankan sembilan poin sempurna.
Catatan impresif ini berlanjut hingga babak perempat final, di mana mereka berhasil menaklukkan Polandia dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal dari Choe Rim-jong pada menit ke-14 memastikan Korea Utara melangkah ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi.
Laga semifinal melawan Amerika Serikat menjadi ujian berat bagi tim asuhan Song Sung-gwon. Namun, gol semata wayang dari Ro Un-hyang pada menit ke-69 berhasil mengantarkan Korea Utara ke partai puncak dan memperbesar harapan mereka untuk meraih trofi.
Di final, Korea Utara kembali diuji oleh Spanyol, yang merupakan juara bertahan sekaligus tim unggulan. Namun, permainan solid dan ketenangan para pemain Korea Utara berhasil membawa mereka pada kemenangan dramatis lewat adu penalti dengan skor akhir 4-3 (1-1).
Pertahanan tangguh Korea Utara di Piala Dunia Wanita U-17 2024 menjadi salah satu sorotan utama. Dari enam pertandingan yang mereka lakoni, hanya Meksiko di fase grup dan Spanyol di final yang berhasil menjebol gawang mereka, menegaskan kekuatan lini belakang tim ini.
Selain catatan tak terkalahkan, Korea Utara juga mencatat pola unik dalam meraih gelar Piala Dunia Wanita U-17. Mereka meraih gelar juara setiap delapan tahun sekali, yaitu pada 2008, 2016, dan kini 2024, sebuah pola yang tampak semakin mengukuhkan tradisi juara mereka.
Korea Utara pertama kali meraih trofi Piala Dunia Wanita U-17 pada 2008, yang juga merupakan edisi perdana turnamen ini. Di laga final saat itu, mereka mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 2-1 setelah babak perpanjangan waktu.
Delapan tahun kemudian, pada 2016, Korea Utara kembali angkat trofi setelah mengalahkan Jepang melalui adu penalti dengan skor akhir 5-4 (0-0). Kemenangan ini semakin mempertegas kekuatan Korea Utara di ajang usia muda, sekaligus mengawali pola “delapan tahun” yang kini mereka lanjutkan.
Pada edisi 2018, Korea Utara mengalami kegagalan di babak perempat final, tersingkir setelah kalah adu penalti melawan Spanyol dengan skor 3-1 (1-1). Kekalahan tersebut menjadi catatan tersendiri karena Spanyol kemudian melanjutkan langkahnya dan merebut trofi juara.
Ketidakhadiran Korea Utara di Piala Dunia Wanita U-17 2022 yang seharusnya digelar pada 2020 juga menjadi cerita tersendiri. Pandemi COVID-19 membuat turnamen itu ditunda, dan Korea Utara memutuskan untuk tidak berpartisipasi, sehingga AFC menunjuk Tiongkok sebagai pengganti mereka.
Kembalinya Korea Utara di Piala Dunia Wanita U-17 2024 menjadi bukti mereka masih menjadi kekuatan besar di kancah sepak bola wanita usia muda. Setelah sebelumnya menjuarai Piala Asia U-17 dan Piala Dunia U-20, trofi ini menjadi pencapaian ketiga mereka dalam tahun yang sama.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
