
Pemain asal Argentina, Maximo Perrone, didatangkan Como 1907 dari Manchester City dengan status pinjaman.
JawaPos.com-Klub Liga Italia yang dimiliki pengusaha Indonesia, Como 1907, mendatangkan gelandang bertahan Manchester City Maximo Perrone dengan status pinjaman selama musim 2024-2025.
Baca Juga: Menhub Budi Karya Sumadi Pastikan Bandara di IKN Bisa Didarati Pesawat Kepresidenan pada September 2024
"Semua orang di klub ini mendoakan yang terbaik bagi Maximo dalam masa peminjamannya di Como," tulis City dalam lamannya di Jakarta pada Minggu.
Pemain asal Argentina berusia 21 tahun itu didatangkan City pada 2023 dari klub Argentina Club Atletico Velez Sarsfield.
Namun, setelah bermain di beberapa lag bersama skuad utama City, pada tahun itu juga dia dipinjamkan ke klub Liga Spanyol Las Palmas hingga 2024. Di sana, Perrone bermain 30 kali.
Kini, Perrone kembali menimba pengalaman di klub lain bersama Como 1907.
Tim yang dimiliki pengusaha Indonesia Michael dan Robert Hartono melalui PT Djarum itu dianggap tempat yang tepat untuk mengasah bakat Perrone.
Hal itu lantaran Como 1907 dilatih oleh mantan pemain asuhan pelatih Manchester City Josep "Pep" Guardiola, Cesc Fabregas.
Como juga dianggap mempunyai motivasi kuat di Liga Italia Serie A musim ini setelah berstatus promosi untuk pertama kali sejak 21 tahun.
Terdekat, Como 1907 akan melawan tuan rumah Cagliari pada Senin malam nanti. Dalam laga pertama liga, Como ditundukkan 0-3 oleh Juventus. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
