
Thiago Alcantara saat bermain untuk Bayern Muenchen. (Instagram/@thiago6)
JawaPos.com – Pensiun merupakan hal yang dekat dengan atlet cabang apapun, termasuk pemain sepak bola. Cedera yang membuat performa permainan menurun biasanya menjadi alasan seorang pemain untuk gantung sepatu.
Bagi penggemar, para pemain ini dianggap terlalu cepat untuk pensiun dari sepak bola karena permainannya masih bisa untuk meraih dan menambah beberapa gelar yang bergengsi. Dilansir Give Me Sport pada Senin (8/7), berikut pemain tersebut.
Gelandang asal Spanyol ini dianggap terlalu cepat untuk pensiun dari dunia yang membesarkan namanya. Dilansir Daily Mail pada Senin (8/7), cedera pinggul dan otot menjadi alasan bagi Thiago Alcantara untuk gantung sepatu di tahun ini. Selain itu, dirinya juga tidak ingin mencari klub baru saat kontraknya bersama Liverpool tidak diperpanjang lagi.
Juergen Klopp sebagai pelatihnya di Liverpool juga mengakui bahwa cedera yang dialami Thiago Alcantara sangat membuatnya frustrasi. Walaupun begitu, dirinya tetap mempersembahkan gelar Piala FA pada musim 2021/2022 dan tampil 97 kali di tahun tersebut. Pemain 33 tahun itu merasakan puncak kariernya bersama Bayern Muenchen dengan meraih tujuh gelar Bundesliga dan Liga Champions pada 2020.
Kontrak Toni Kroos bersama Real Madrid juga berakhir pada tahun ini dan memutuskan untuk mengakhiri kariernya. Banyak prestasi yang sudah diciptakan pemain 34 tahun tersebut bersama Bayern dan Los Blancos. Hanya sedikit gelandang yang bisa mencapai level tersebut dalam 15 tahun terakhir.
Bagi para penikmat sepak bola, dirinya dianggap masih bisa untuk meraih beberapa gelar bergengsi kembali. Termasuk meraih kejayaan bersama Jerman sekali lagi. Namun, langkah mereka sudah dihentikan Spanyol di babak perempat final Euro 2024.
Mantan pemain Manchester United tersebut pensiun di usia 30 tahun. Eric Cantona telah meraih empat gelar Liga Inggris di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Hal tersebut juga menjadi prestasi terbaik dalam karier sepak bolanya.
Setelah gelar terakhirnya pada 1997, pemain asal Prancis itu justru memutuskan untuk pensiun di puncak kariernya bersama Manchester United. Eric Cantona beralasan bahwa dia ingin melakukan aktivitas selain sepak bola yang sudah digelutinya selama 13 tahun. Aktivitas tersebut seperti akting dan dirinya pernah muncul di video klip milik musisi Liam Gallagher.
Cedera pergelangan kaki dan tiga kali melakukan operasi merupakan alasannya untuk pensiun di umur 31 tahun. Pertandingan final Liga Champions 1993 menjadi momen terburuk Marco van Basten saat harus menerima tekel agresif dari Basile Boli, pemain Olympique Marseille.
Pada 1980-an dan awal 90-an, pemain asal Belanda itu mampu menciptakan 282 gol dalam 379 pertandingan bersama Ajax dan AC Milan. Hal tersebut juga membuatnya mampu meraih gelar Ballon d'Or sebanyak tiga kali. Marco van Basten juga pernah berkhayal jika bisa bermain hingga usia 38 tahun. Dia saat itu yakin akan mampu tampil lebih baik dari Cristiano Ronaldo.
Masih berusia 34 tahun saat pensiun, Zinedine Zidane dianggap para penggemar masih bisa bermain untuk waktu yang lebih lama. Bermain gemilang sepanjang Piala Dunia 2006 hingga mengantarkan Prancis ke final yang membuktikan hal tersebut. Namun, mantan pemain Real Madrid itu membuat kenangan buruk saat ingin gantung sepatu dengan menanduk kepala Marco Materazzi.
Pensiun sebagai pemain justru menjadikannya pelatih yang mendatangkan gelar bagi klub yang diasuhnya. Saat melatih Real Madrid, Zidane mampu memberikan tiga gelar Liga Champions pada 2015, 2016, dan 2017.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
