Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Mei 2024 | 15.15 WIB

Shin Tae Yong Baru Panggil Dua Kiper Timnas Indonesia, PSSI Sampaikan Kabar Terbaru Maarten Paes

CAS: Maarten Paes selangkah lagi bisa memperkuat Timnas Indonesia, setelah menjadi WNI (@maartenpaes) - Image

CAS: Maarten Paes selangkah lagi bisa memperkuat Timnas Indonesia, setelah menjadi WNI (@maartenpaes)

JawaPos.com – Jelang laga Kualifkasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Shin Tae Yong telah memanggil 22 nama pemain Timnas Indonesia, yang kini telah berkumpul dan bersiap melakoni training center (TC) di Jakarta.

Nama-nama macam Thom Haye hingga Nathan Tjoe-A-On juga telah nampak di Jakarta.

Bahkan, Ragnar Oratmangoen dan Shayne Pattynama telah lebih dulu tiba di Indonesia untuk berlibur, sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia kemarin.

Uniknya, pelatih asal Korea Selatan tersebut hanya memanggil dua penjaga gawang, yakni kiper milik Persebaya Surabaya Ernando Ari, dan kiper PSIS Semarang Adi Satryo. Diduga, satu sisa slot kiper diperuntukkan untuk pemain FC Dallas, Maarten Paes.

PSSI selaku induk sepak bola Indonesia memberikan informasi terbaru mengenai proses perpindahan federasi calon pemain Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang hingga kini belum selesai.

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa hambatan Maarten Paes untuk bergabung dengan Timnas Indonesia disebabkan oleh regulasi FIFA.

Melalui akun Instagram pribadinya, Arya menjelaskan bahwa Maarten Paes belum bisa memperkuat Timnas Indonesia karena pernah bermain untuk Timnas Belanda U-21 pada usia 22 tahun.

"Maarten Paes bermain dalam sebuah pertandingan saat usianya sudah 22 tahun, dan menurut regulasi FIFA, hal ini membuatnya tidak diperbolehkan pindah negara," kata Arya.

Namun, Arya juga menambahkan bahwa ada celah yang bisa dimanfaatkan PSSI agar penjaga gawang FC Dallas tersebut bisa berpindah federasi dari KNVB (Belanda).

"Ada celah, sebab dia bermain untuk Belanda pada usia 22 tahun, dan kami telah berkoordinasi dengan KNVB Belanda, jadi ada syaratnya," lanjutnya.

Arya menjelaskan bahwa syarat agar Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) bisa mewujudkan keinginan Maarten Paes adalah dengan menjadikannya Warga Negara Indonesia (WNI).

Syarat ini sudah dipenuhi oleh penjaga gawang berusia 26 tahun tersebut setelah resmi menjadi WNI di Kanwil Kemenkumham, Jakarta, pada Selasa (30/4/2024).

"Maarten Paes harus menjadi warga negara Indonesia, karena itu kami memprosesnya menjadi WNI. Apalagi Maarten Paes ingin menjadi WNI dan membela timnas kita," ujarnya.

Dengan demikian, penjaga gawang keturunan Belanda yang pernah membuat Lionel Messi kesulitan ini bisa mengajukan kasusnya ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS). Arya berharap celah tersebut bisa dimanfaatkan untuk Paes.

"Setelah dia menjadi WNI, kita sebagai negara punya hak untuk mengajukan kasus ini ke CAS. Tanpa status WNI, kita tidak punya hak, karena itu Paes di-WNI-kan dulu. Setelah itu baru kami ajukan ke CAS, semoga celah yang ada bisa kita manfaatkan agar Paes bisa bermain untuk Timnas Indonesia," tambahnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore