Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Mei 2024 | 00.03 WIB

Setelah Menilai Tak Layak Bermain di Como 1907, Mirwan Suwarso Mengaku Kenal Baik dengan Thom Haye

Sosok Thom Haye saat bermain dengan Timnas Indonesia. (Instagram Thom Haye)

JawaPos.com – Kegaduhan sempat terjadi ketika salah satu manajemen Como 1907, Mirwan Suharso, merespon keinginan dari netizen Indonesia agar klub yang baru promosi ke Serie A tersebut merekrut Thom Haye, yang kontraknya baru habis bersama SC Heerenveen.

Mirwan mengatakan bahwa kualitas dari gelandang Timnas Indonesia tersebut dinilai tidak mencukupi standar oleh manajemen Como FC, yang akan bermain di Serie A. Bahkan, pemain naturalisasi tersebut dinilai hanya cocok untuk menjadi pemain lapis ketiga.

Dilansir dari akun X @gilabola_ina, pada Jumat (17/5), Mirwan yang mengenal Thom Haye dengan baik, menjelaskan alasan di balik keputusan untuk tidak membawa sang pemain ke Como 1907, setelah komentar terdahulunya viral.

"Ramai-Ramai orang pada tidak terima Thom Haye dibilang pelapis ketiga. Gimana, memang iya kok. Di tempat kami, maksudnya bukan karena dia pemain jelek," ujar Mirwan.

Mirwan Suharso menjelaskan bahwa Thom Haye adalah pemain yang memiliki kemampuan khusus sebagai seorang quarterback. Menurutnya, gelandang berjuluk ‘The Professor’ sangat cocok dalam skema permainan dengan pertahanan low block yang mengandalkan umpan-umpan panjang dan akurat.

"Saya mengenal dan sering ngobrol dengan Thom Haye. Dia itu pemain quarterback. Kalau kami bertahannya low block dan turun ke belakang, dia ideal dan bisa di situ. Dia akan kasih umpan-umpan panjang yang akurat banget. Tapi, kami bermainnya ke atas. Kami menekan. Thom Haye bukan pemain dengan mobilitas tinggi. Dia yang pertama akan mengakui itu," jelas Mirwan.

Mirwan menekankan bahwa tim yang diasuh oleh Cesc Fabregas itu membutuhkan pemain dengan karakteristik yang berbeda, terutama di Serie A.

Menurutnya, permainan di Serie A memerlukan pemain yang mampu bermain agresif dan menekan lawan secara intensif, sesuatu yang sulit dilakukan oleh Haye karena keterbatasan mobilitasnya.

"Kami memerlukan pemain yang beda. Kami membutuhkan pemain yang bisa agresif untuk menekan. Sewaktu di Serie B, kami masih banyak bermain naik turun. Kecepatan menutup lawan, keperluannya tidak seperti di Serie A," kata Mirwan.

Mirwan juga menyoroti perbedaan kebutuhan tim antara Serie B dan Serie A. Menurutnya, Haye sangat cocok bermain di Serie B bersama Como, namun di Serie A, kondisi dan tuntutan permainan sangat berbeda. Ia merasa kasihan jika harus memaksakan Haye bermain di Serie A tanpa memberikan peran utama yang signifikan.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore