Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 April 2024 | 17.00 WIB

Beginilah Statistik Mentereng Timnas Indonesia vs Korea Selatan, Skuad Garuda Muda Layak Memenangi Pertandingan

Statistik Mentereng Timnas Indonesia saat berhadapan Korea Selatan, Skuad Garuda muda layak menang (Sumber Foto : PSSI) - Image

Statistik Mentereng Timnas Indonesia saat berhadapan Korea Selatan, Skuad Garuda muda layak menang (Sumber Foto : PSSI)

JawaPos.com – Timnas Indonesia U-23 berhasil memetik kemenangan atas Korea Selatan lewat adu penalti dalam perempat final Piala Asia U-23, pada Jumat(26/4) dini hari WIB.

Beginilah catatan statistik selama pertandingan, skuad Garuda muda layak menang.

Dikutip melalui Antara News, melihat statistik selama pertandingan, Indonesia memiliki keunggulan dari segala aspek yang menunjukkan bahwa Garuda muda memiliki peluang lebih besar untuk memenangi pertandingan tanpa melalui adu penalti.

Dari sisi penguasaan bola yang menjadi indikator dominasi permainan, Indonesia mampu unggul dengan 53 persen dibanding Korea Selatan yang melakukan penguasaan bola 47 persen.

Dengan penguasaan bola yang lebih dominan itu, menunjukkan bahwa pelatih Shin Tae-Yong cukup berhasil dalam menerapkan strategi permainan kolektif dengan operan pendek dari kaki ke kaki yang mampu meredam kecepatan para pemain Korsel.

Melihat dari akurasi operan, timnas Indonesia juga tampil cukup baik dengan 81 persen dari 539 operan, jauh lebih bagus dari Korsel yang tingkat akurasinya 79 persen dari 468 operan.

Ini memperlihatkan bahwa para pemain Korsel lebih ceroboh dalam melakukan operan bola.

Dalam upaya menyerang, Indonesia menunjukkan kegigihannya dalam upaya menjebol gawang lawan terlihat dari jumlah tembakan yang dilakukan sebanyak 21 kali dan 5 diantaranya mencapai sasaran lawan.

Sementara Korsel hanya melakukan 8 kali tembakan dan hanya dua tembakan yang tepat mengarah ke gawang Ernando Ari.

Skuad Garuda muda juga menunjukkan penampilan yang agresif yang menjadi salah satu indikator pelanggaran.

Para pemain Indonesia total melakukan 20 kali pelanggaran berbanding 15 kali pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Korsel.

Namun, menjadi menarik ketika meskipun lebih sering melakukan pelanggaran tetapi wasit lebih banyak memberikan hukuman kartu kepada tim Korsel.

Indonesia hanya menerima dua kartu kuning yang diterima oleh Rafael Struick dan Ivar Jenner. Sementara, Korsel menerima 3 kartu kuning sekaligus 1 kartu merah.

Laga yang dimainkan di Stadion Abdullah bin Khalifa itu pun akhirnya dimenangkan oleh skuad Garuda Muda lewat adu penalti 11-10.

Bukan semata faktor keberuntungan tetapi menilik dari statistik pertandingan yang cukup baik ditampilkan oleh Timnas Indonesia.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore