
Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai mencetak gol untuk timnya di semifinal Piala FA pada Minggu (21/4) melawan Coventry City. (Sumber: X @ManUtd)
JawaPos.com - Manchester United hampir kehilangan kesempatan melaju ke final FA Cup, namun beruntungnya, tim asuhan Erik ten Hag berhasil memenangi adu penalti melawan Coventry City pada Minggu (21/4).
Kerapuhan lini belakang Manchester United terungkap ketika mereka unggul 3-0 namun Coventry City berhasil menyamakan kedudukan di waktu normal dan nyaris membuat skuad Ten Hag kalah di semifinal Piala FA.
Coventry, seperti banyak tim lainnya musim ini, mengekspos sisi lemah United dan hanya berjarak beberapa sentimeter dari melakukan salah satu comeback sepanjang masa.
Gol penentu kemenangan Victor Torp dianulir karena offside pada menit terakhir perpanjangan waktu.
Dikutip dari Reuters, fans Coventry sempat meneriakkan nyanyian "Anda akan dipecat besok pagi" dan membuat Ten Hag tampak tertegun di pinggir lapangan.
Namun pada akhirnya, pelatih asal Belanda itu bisa bernapas lega ketika Rasmus Hojlund mencetak gol penentu kemenangan lewat tembakan adu penalti di depan para penggemar United.
"Itu adalah pertandingan yang luar biasa, permainan yang aneh juga. Kami memiliki kendali penuh begitu lama dan kemudian memberikan kesempatan pada lawan di bagian akhir pertandingan," kata Erik Ten Hag.
"Kami memang menunjukkan ketangguhan untuk memenangkan adu penalti," imbuhnya. "Kami memegang kendali selama 75 menit dan harus memberikan pujian kepada Coventry atas apa yang mereka lakukan di 15 menit terakhir."
"Kami harus berkembang. Kami banyak membicarakan hal ini. Pertama, Anda harus menempatkan diri Anda pada posisi menang, namun kemudian Anda harus mengambil alih. Saat ini kami membuat kesalahan dan tidak menjalankan tanggung jawab kami."
Dikutip dari situs Manchester United, manajer Setan Merah ditanya tentang keinginan menang melawan Manchester City di final Piala FA, Ten Hag mengiyakan hal tersebut walaupun banyak hal yang harus dibenahi dalam internal tim.
"Saya ingin memenanginya. Saya yakin kami punya peluang bagus untuk memenangi final ini, meski kami menghadapi tim terbaik di dunia. Tapi kami punya peluang. Kami menunjukkannya musim ini. Musim ini banyak kemajuan," kata Erik Ten Hag.
"Walaupun musim ini banyak pemain yang cedera, namun mudah-mudahan para pemain itu bisa kembali untuk tampil di final. Jika kami berangkat dengan skuad yang percaya maka kami punya peluang memenangkan trofi," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
