
Kembalinya James Maddison di skuad utama Spurs jadi salah satu alasan kemenangan tim asuhan Ange Postecoglou atas Brentford pada Kamis (1/2). (Sumber: REUTERS/Peter Cziborra)
JawaPos.com - Tottenham Hotspur menyambut kembalinya playmaker mereka, James Maddison ke susunan pemain utama untuk pertama kalinya dalam hampir tiga bulan.
Selain mendapatkan kesempatan bermain oleh manajer Spurs, Ange Postecoglou, Maddison juga membantu timnya meraih kemenangan 3-2 atas Brentford pada Kamis (1/2).
Maddison, yang mengalami cedera pergelangan kaki pada November, kehilangan akselerasinya pada babak pertama saat Tottenham tertinggal 1-0, namun ia tampak lebih seperti dirinya yang dulu dalam penampilannya di babak kedua.
Postecoglou menyampaikan timnya kurang disiplin di babak pertama karena mereka jelas-jelas dibuat bingung oleh tim Brentford yang memimpin melalui upaya Neal Maupay pada menit ke-15.
"(Maddison) semakin terlibat dalam permainan dan saya pikir dia salah satu orang yang bersalah karena menghabiskan lebih banyak waktu di babak pertama mengobrol dengan wasit daripada menguasai bola," kata Postecoglou.
"Bukan itu yang kami ingin dia lakukan. Kami ingin dia bermain sepak bola dan saya pikir di babak kedua kualitasnya bersinar dan ketika dia seperti itu, dan saya yakin permainan itu akan memberinya banyak manfaat, dan memberi kita lebih banyak asupan bola," imbuh manajer itu.
Maddison berperan dalam gol ketiga Tottenham yang diselesaikan dengan baik oleh Richarlison pada menit ke-56.
"Ketika mereka mencetak gol, kami kehilangan arah, kami kehilangan fokus, saya sedikit frustrasi dengan ketidakmampuan kami untuk tetap disiplin," kata Postecoglou, yang timnya naik ke peringkat keempat klasemen Liga Inggris, kepada wartawan dikutip dari Reuters.
"Kami menghabiskan lebih banyak waktu untuk berbicara dengan wasit daripada memainkan pertandingan. Saya sedikit frustrasi karena kehilangan fokus yang sebenarnya."
“Tetapi pada babak kedua, saya pikir selama 25 atau 30 menit kami tampil luar biasa, mencetak tiga gol hebat dan mungkin seharusnya bisa mencetak beberapa gol lagi,” kata Postecoglou.
Dengan kembalinya Maddison dan kembalinya beberapa pemain dari tugas Internasional, tim asuhan Postecoglou tampaknya berada dalam posisi yang tepat untuk berkompetisi meraih posisi tertinggi klasemen liga domestik.
"Kami sudah berada di sana atau sekitar itu sepanjang musim, jadi tidak ada bedanya bagi kami," kata manajer berusia 58 tahun itu. "Masih ada banyak pertumbuhan dalam tim ini dan malam seperti malam ini, malam seperti Jumat malam menunjukkan kepada saya bahwa jalan kita masih panjang."
"Dalam konteks itu, fakta bahwa tim ini masih menghasilkan dan mendapatkan hasil adalah sebuah penghargaan bagi mereka, namun kami perlu terus meningkatkan diri di banyak area," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
