JawaPos.com - Daniele De Rossi dikabarkan telah setuju untuk menggantikan Jose Mourinho sebagai pelatih AS Roma yang telah diberhentikan pada Selasa (16/1).
Menurut Fabrizio Romano dalam akun X resminya, AS Roma semakin mendekati detail akhir penunjukan Daniele De Rossi sebagai pelatih baru.
Kontrak diperkirakan akan berlaku hingga Juni dengan opsi perpanjangan jika semua pihak setuju untuk melanjutkan kerja sama.
Daniele De Rossi dulunya merupakan gelandang tim nasional asal Italia. De Rossi juga merupakan pemain asli binaan AS Roma.
Oleh karena itu namanya menjadi salah satu legenda yang dihormati di Klub ibu kota Italia tersebut.
Sayangnya karir De Rossi sebagai pelatih belum seindah saat dirinya menjai pemain sepak bola. Sebelumnya De Rossi telah ditunjuk sebagai pelatih SPAL untuk menggantikan Roberto Venturato.
Namun karena kegagalanya dalam membuat SPAL naik dari zona degradasi, De Rossi diberhentikan sebagai pelatih setelah menelan kekalahan beruntun.
Kendati demikian, jika AS Roma secara resmi menunjuk De Rossi sebagai pelatihnya, pastinya ada harapan dan ekspektasi baru.
Saat ini AS Roma menempati posisi ke sembilan di klasemen Serie A dengan perolehan 29 poin.
Tim yang berjulukan Giallorossi tersebut hanya berjarak lima poin dari Fiorentina yang berada di posisi keempat.
Sementara itu, AS Roma masih bertanding di kasta kedua Liga Eropa. Roma menempati posisi kedua pada grup G Liga Eropa dengan perolehan 13 poin.
Di sisi lain, Slavia Praha menempati posisi pertama grup G dengan mengumpulkan 15 poin. Di tempat ketiga ada Servette dengan lima poin serta Sheriff di posisi terakhir yang hanya mengoleksi satu poin.
Melihat dari kondisi klasemen tersebut, dapat dilihat bahwa Roma memiliki peluang yang besar untuk lolos fase grup.
Pelatih baru tentunya diharap bisa menyamai atau bahkan lebih baik dari pencapaian Jose Mourinho di musim lalu.
Seperti yang telah diketahui, Mourinho sukses membawa AS Roma melaju hingga ke partai final Liga Eropa musim 2022-23.
Namun sayangnya pasukan Giallorossi harus menyerah pada Sevilla di partai adu penalti dengan skor akhir 4-1.
Pada saat itu Mourino telah mengukir sejarah di AS Roma. Pelatih asal Portugal tersebut merupakan satu-satunya juru taktik yang bisa membawa Roma dua kali beruntun ke final Eropa.
Permasalahan yang dialami AS Roma saat ini adalah kegagalan dalam menembus empat besar di serie A yang terjadi bertahun-tahun.
Musim 2017-18 adalah kali terakhir klub berjulukan srigala ibu kota tersebut mampu menembus empat besar Serie A dan berlaga di UEFA Champions League.