
Manchester United
JawaPos.com – Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memilih tiga alumnus akademi sebagai kapten tim sepanjang musim lalu.
Yaitu, bek tengah Axel Tuanzebe di putaran ketiga Piala Liga melawan Rochdale AFC, Jesse Lingard (matchday kelima fase grup Liga Europa versus FC Astana), dan Marcus Rashford (first leg semifinal Piala Liga menghadapi Manchester City).
Jejak mereka diikuti Scott McTominay musim ini. Gelandang 24 tahun itu memimpin United saat mengalahkan Watford FC di putaran ketiga Piala FA kemarin (10/1).
Baca Juga: Jadi Rekrutan Termahal, Cuma Jadi Ban Serep, Menolak Disingkirkan
McTominay pun menandai momen istimewanya di Old Trafford dengan mencetak gol tunggal kemenangan pada menit kelima.
’’Ketika Ole menunjuk saya (sebagai kapten United, Red), itu adalah momen yang sulit dipercaya. Saya baru lima tahun (masuk tim utama United, Red), tetapi mendapatkan kehormatan besar,’’ tutur gelandang asal Skotlandia tersebut dalam wawancara dengan BT Sport.
McTominay promosi ke tim utama United pada era kepelatihan Jose Mourinho. Musim pertamanya (2016–2017) berbuah dua laga di pengujung Premier League.
Setelah itu, McSauce –julukan McTominay– mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain. Paling banyak musim lalu ketika Solskjaer memberinya kesempatan tampil dalam 37 pertandingan di berbagai ajang.
Kepada Manchester Evening News, Solskjaer memilih McTominay sebagai kapten karena sudah memantau karakter pemain dengan 19 caps di timnas Skotlandia tersebut. Di mata Solskjaer, McTominay memiliki potensi sebagai pemimpin. ”Dia punya segala aspeknya (pemimpin, Red) dan saya mengujinya hari ini (kemarin, Red),’’ ucap Solskjaer.
Kalau Sky Sports menjuluki McTominay seperti bom yang meledak di awal (gara-gara mencetak tiga gol terakhir pada menit kelima atau sebelumnya), Solskjaer lebih suka menyebutnya monster yang menjelma sebagai manusia.
”Dia semakin berbahaya dan seharusnya bisa menciptakan gol lebih banyak. Seperti manusia monster yang selalu lapar. Tetapi, satu gol sudah cukup membuat saya senang,’’ imbuh Solskjaer.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
