
Manchester United kalah 2-3 atas tamunya Galatasaray./Sumber Foto : manutd.com
JawaPos.com - Laga ke-2 grup A Liga Champions yang mempertemukan tuan rumah Manchester United melawan Galatasaray berjalan penuh drama dengan diakhiri kekalahan tuan rumah dengan skor 2-3.
Tampil dihadapan publik sendiri, pasukan ‘setan merah’ mampu menguasai jalannya pertandingan.
Hingga sampai memasuki menit ke-17 Manchester United mendapatkan peluang dari sisi kanan yang diawali oleh pergerakan Marcus Rashford.
Alhasil, menit ke-17 Manchester United mampu unggul terlebih dulu berkat gol sundulan Hojlund setelah berhasil memanfaatkan umpan dari Rashford.
Namun selang enam menit kemudian, tim tamu justru mampu menciptakan gol penyeimbang hasil bola lambung yang berhasil dimanfaatkan oleh mantan pemain Manchester United, Wilfried Zaha.
Sampai peluit pertama berbunyi, tidak ada peluang baik yang diciptakan tuan rumah maupun tim tamu, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Manchester United melakukan pergantian pemain dimana pemain muda mereka, Hannibal Mejbri digantikan oleh Christian Eriksen.
Eriksen yang masuk sebagai pemain pengganti sejak awal babak kedua, memberikan pengaruh besar atas permainan MU.
Terbukti beberapa operan yang dirinya buat sukses diciptakan.
Pada menit ke-59, Manchester United berhasil menciptakan gol kembali lewat aksi Hojlund sebelum akhirnya hakim garis menyatakan penyerang asal Denmark itu telah berada dalam posisi offside.
Selang delapan menit kemudian tepatnya menit ke-67, Hojlund melakukan aksi penguasaan bola yang baik dan berhasil menciptakan gol keduanya di laga ini setelah memanfaatkan bola yang gagal dikontrol dengan baik oleh pemain bertahan tim tamu. Skor 2-1 untuk tuan rumah.
Namun sama hal-nya pada babak pertama, Galatasaray tidak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan kembali setelah pada menit ke-71, Akturkoglu sukses memanfaatkan bola hasil operan Yilmaz dan dengan mudah merobek gawang Onana.
Petaka untuk tuan rumah datang pada menit ke-77 setelah Onana membuat kesalahan dengan melakukan operan lemah yang berhasil dimanfaatkan oleh tim lawan, sebelum akhirnya Casemiro terpaksa melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti.
Akibat kejadian itu, Casemiro yang telah mendapatkan kartu kuning pada babak pertama harus rela mandi lebih cepat setelah mendapatkan kartu kuning kedua karena pelanggaran tersebut.
Tim tamu yang mendapat kesempatan untuk unggul ternyata gagal, setelah Mauro Icardi yang ditugaskan sebagai algojo gagal melesatkan bola kedalam gawang Onana. Skor 2-2 tetap bertahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
