
Declan Rice (kanan) bersama Martin Odegaard menjadi duet terbaik di lini tengah Arsenal. (sportskeeda)
JawaPos.com – Kemitraan di lini tengah seringkali menjadi jantung permainan sebuah tim. Duo atau trio pemain yang beroperasi di lini tengah menciptakan fondasi gaya permainan.
Duo lini tengah yang seimbang biasanya terdiri dari satu pemain yang unggul dalam distribusi bola, visi dan playmaking, dilengkapi dengan rekan yang berspesialisasi dalam tugas bertahan, pemulihan bola, dan memutus serangan lawan.
Sinergi kedua pemain ini sangat penting untuk menjaga penguasaan bola, mengontrol tempo permainan, dan mengatur serangan sekaligus memastikan stabilitas pertahanan.
Beberapa duo lini tengah ikonik dalam sejarah sepak bola, seperti Xavi dan Andres Iniesta bersama Barcelona atau Roy Keane dan Paul Scholes dengan Manchester United, telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam permainan ini.
Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat lima duo lini tengah terbaik dunia sepak bola saat ini (2023).
5 Frenkie de Jong - Gavi (Barcelona)
Dengan semua gejolak transfer musim panas 2022 sudah berlalu, Frenkie de Jong menikmati hidup di Barcelona. Dia menikmati awal yang bagus di musim 2023/2024 dan membuat Barca unggul dengan kemampuan passing dan perkembangan bolanya yang superior.
De Jong memberikan banyak keseimbangan di lini tengah Barca dan dia bekerja sangat baik bersama Gavi. Gaya bermain mereka yang saling melengkapi, dengan energi muda Gavi dan pengalaman De Jong, telah memberikan soliditas pertahanan dan dorongan kreatif, menjadikan mereka penting bagi eksploitasi Barcelona musim ini.
4 Declan Rice - Martin Odegaard (Arsenal)
Arsenal menjadikan Declan Rice sebagai rekrutan termahal sepanjang masa musim panas ini. Mereka mengamankan jasanya dari West Ham United dengan nilai 116,6 juta euro. Rice telah memberikan pengaruh instan di Arsenal dan tampaknya berkembang pesat di bawah asuhan Mikel Arteta.
Dia telah menunjukkan penampilan yang bagus di lini tengah Arsenal dalam pertandingan melawan Manchester United, Nottingham Forest, Everton, dan PSV Eindhoven. Selain bisa menjadi tameng yang hebat bagi pertahanan timnya, Rice juga cukup mahir dalam hal teknik.
Hal ini memungkinkannya bermain sebagai nomor 8 dan nomor 6. Kemampuannya membawa bola ke depan memungkinkan Martin Odegaard bermain dengan banyak kebebasan.
Rice memberikan kekuatan dan Odegaard sama baiknya dalam hal tersebut. Dan, sebagai duo lini tengah, mereka tersinkronisasi dengan sangat baik. Akan menarik untuk melihat seberapa bagus mereka ketika mereka merasa lebih nyaman bermain bersama seiring berjalannya musim.
3 Joshua Kimmich - Leon Goretzka (Bayern Muenchen)
Duo lini tengah Joshua Kimmich dan Leon Goretzka terbukti menjadi kombinasi pembangkit tenaga listrik bagi Bayern Muenchen dan timnas Jerman. Duo ini menghadirkan perpaduan antara keserbagunaan, kecepatan kerja, dan kecakapan teknis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
