Gianluigi Buffon bersama Parma musim lalu (Instagram/ @gianluigibuffon)
JawaPos.com- Gianluigi Buffon memang baru saja umumkan untuk pensiun dari dunia sepakbola setelah berkarier selama 28 tahun. Buffon sejatinya masih berkeinginan untuk bermain hingga Piala Dunia 2026, akan tetapi karena serangkaian cedera yang mendekapnya membuat legenda Juventus itu memutuskan pensiun lebih awal.
Ia juga memutus kontraknya bersama Parma yang kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2024 mendatang.
Meski Buffon telah memutuskan pensiun, akan tetapi mantan kiper PSG itu tetap berkecimpung di dunia sepakbola, bahkan kabarnya Buffon telah kembali ke Timnas Italia.
Namun, kembalinya Buffon ke Timnas Italia bukan sebagai pemain melainkan sebagai kepala delegasi FIGC setelah pembicaraan tentang peran di tim manajemen olahraga. Mantan kiper berusia 45 tahun itu akan mengambil alih posisi Gianluca Vialli yang sebelumnya mengisi peran tersebut.
Melansir dari The Athletic pada Minggu (6/8), Buffon tertarik pindah karena itu akan memungkinkan dia untuk belajar bahasa Inggris, salah satu prioritasnya, serta mempertimbangkan proyek lain.
Pertandingan senior Italia berikutnya datang pada awal September, dengan kualifikasi Euro 2024 melawan Makedonia Utara dan Ukraina.
Buffon bermain untuk tim nasional Italia antara tahun 1997 dan 2018 dan merupakan pembuat rekor penampilan negaranya, bermain 176 kali untuk negara Eropa dan memenangkan Piala Dunia pada tahun 2006.
Seperti diketahui, Buffon memulai karier sepak bolanya bersama Parma pada tahun 1995, yang mana pemain berjuluk ‘Superman’ telah memainkan 220 pertandingan sebelum akhirnya bergabung dengan Juventus.
Mantan kiper Timnas Italia itu menghabiskan karier selama 17 tahun bersama Juventus, ia juga memenangkan 9 gelar Serie A dan ia juga tetap setia perkuat Si Nyonya Tua ketika terdegradasi ke Serie B karena kasus Calciopoli pada 2006 lalu.
Kemudian, Buffon bergabung dengan PSG pada 2018 lalu, namun ia hanya menghabiskan kariernya di Paris selama satu musim, saat klub asal Paris itu memenangkan gelar Ligue 1.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
