Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 September 2019 | 22.08 WIB

Bisa Rusak Internal Tim, Legenda Real Tak Setuju Jose Mourinho Kembali

Former Manchester United - Image

Former Manchester United

JawaPos.com - Isu bahwa Jose Mourinho bisa kembali ke Santiago Bernabeu semakin membesar. Kekalahan 0-3 Real Madrid atas Paris Saint-Germain (PSG) kemarin (19/9) menjadi jalur yang pas buat Mourinho menggantikan posisi Zinedine Zidane.

Dalam wawancara dengan televisi Portugal 11 pekan lalu (12/9) pria kelahiran Setubal, Portugal tersebut secara terbuka menyatakan hasratnya buat kembali. Menjadi pelatih Real sangatlah cocok dengan karakter pribadinya yang ambisius dalam mengejar kejayaan.

"Real Madrid menjadi pengalaman terbaik bagi saya sebagai pelatih ataupun seorang individu. Ketika saya bergabung, mereka bilang inilah tim terbaik di dunia maka kalau ada tim ingin menghancurkan kami kami harus membalikkan posisinya," kata pria yang mengantar FC Porto dan Inter Milan menjadi juara Liga Champions tersebut.

Meski kepergian Mourinho dari Real enam tahun lalu terjadi lewat 'kesepakatan bersama' dengan Presiden Real Florentino Perez, namun pada berbagai kesempatan, Mourinho selalu menyatakan punya mimpi kembali ke Real. Statistik mencatat bahwa rekor kemenangan terbaik dalam karir Mourinho terjadi di Real yakni 71,9 persen.

Dalam periode Mourinho di Spanyol bersama Real yang dihadapi saat itu adalah Barcelona yang sedang dahsyat bersama Pep Guardiola. Pada musim pertama Mourinho di Real (2010-2011), Guardiola kembali membawa Barca juara Liga Champions melakukannya musim 2008-2009.

Rivalitas Guardiola versus Mourinho di dalam dan luar lapangan dinikmati publik. Komentar-komentar Mourinho kerap membuat kuping Guardiola panas. Dan sikap itu menular kepada para pemain kedua tim yang kebetulan bergelut dalam laga bertajuk El Clasico tersebut.

"Pengalaman terbaik adalah menghindarkan Real ketika Barca ingin menghancurkan kami di final Copa del Rey (2010-2011) di Stadion Mestalla. Setelah kemenangan Copa del Rey kami juara La Liga dan Piala Super Spanyol," ucap Mourinho.

"Sayang di Liga Champions dalam tiga musim beruntun kami selalu kalah di semifinal," tambah The Special One. Sejak ditendang dari kursi kepelatihan Manchester United per Desember 2018, Mourinho menganggur. Sembari menunggu tawaran yang pas maka pelatih dengan persentase kemenangan 58,3 persen di United itu jadi pandit beberapa televisi seperti Sky Sports dan RT.

Sementara itu, eks pemain Real era 1980-an dan merupakan salah seorang dari empat legenda Real periode La Quinta del Buitre, Miguel Pardeza mengatakan bahwa karakter Mourinho ini bisa berdampak buruk. Tak cuma kepada internal klub melainkan juga pemain. Pardeza mengatakan, beberapa figur sentral ruang ganti Real seperti Iker Casillas atau Sergio Ramos menyatakan hilang respek pada Mourinho.

"Dia adalah tipe pelatih yang senang mengkreasi tensi tinggi di sekitarnya dan tiap karakter pelatih punya gaya tersendiri. Ketika kamu berjudi dengan seseorang yang sudah kamu tahu, maka kamu harus menanggung segala konsekuensinya," ujar Pardeza kepada Marca.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore