
Photo
JawaPos.com – Sejak delapan bulan lalu, gosip itu menyebar di tubuh Unione Calcio Sampdoria. Sang legenda, Gianluca Vialli, akan kembali ke I Blucerchiati. Bukan sebagai pelatih, melainkan presiden klub. Apalagi, Presiden Sampdoria Massimo Ferrero sudah menyatakan ’’perang’’ dengan tifosi. Caranya, menjual klub yang dimiliki sejak 12 Juni 2014 tersebut.
Kemarin WIB (22/8) semuanya terealisasi. Vialli bersama dua rekan bisnisnya di konsorsium CalcioInvest, James Dinan dan Alex Knaster, secara resmi membeli Sampdoria. Seperti diberitakan ANSA, antara CalcioInvest dan pemilik Sampdoria sebelumnya, Holding Max Srl yang dipegang Ferrero, telah tercapai kesepakatan harga untuk pengambilalihan status klub. Nilainya EUR 100 juta (Rp 1,57 triliun). ’’Transfer kepemilikan sudah beres meski pengumuman Gianluca Vialli sebagai pemilik baru (Sampdoria) belum dilakukan,’’ tulis ANSA.
Kembalinya Vialli ke Sampdoria tentu melambungkan antusiasme tifosi klub peraih scudetto 1990–1991 tersebut. Sebagai bagian dari generasi emas Sampdoria era allenatore Vujadin Boskov tiga dekade silam, Vialli diharapkan bisa mengembalikan kejayaan rival sekota Genoa CFC tersebut.
Meski ditinggal allenatore Marco Giampaolo yang kini menangani AC Milan, Sampdoria mendapatkan pelatih pengganti lumayan, Eusebio Di Francesco (EDF). Setidaknya, EDF punya pengalaman menangani AS Roma dan pernah meloloskan Sassuolo ke Serie A (2012–2013).
Sampdoria yang finis kesembilan di Serie A musim lalu juga memiliki Fabio Quagliarella. Kapten sekaligus penyerang gaek (36 tahun) yang secara mengejutkan mampu merebut predikat capocannoniere dengan 26 gol musim lalu.
Sejauh ini, Sampdoria mematenkan status pinjaman kiper Juventus kelahiran Mataram (Nusa Tenggara Barat), Emil Audero, dengan harga EUR 20 juta (Rp 315,12 miliar). Selain itu, Sampdoria berhasil meminjam bek timnas Kolombia dari Valencia, Jeison Murillo. ’’Di tangan orang yang tepat dan mencintai klub ini (Vialli, Red), semoga klub ini semakin bergairah menatap musim ini,’’ ucap Ferrero kepada Sport Virgilio.
Seperti diberitakan Calciomercato, transfer kepemilikan Sampdoria terealisasi lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya. Seiring masih ada sisa waktu pada bursa transfer musim panas tahun ini, Vialli bisa mengupayakan rekrutan baru yang signifikan.
Salah satunya mematenkan mantan anak asuh EDF di AS Roma, Gregoire Defrel.
Striker 28 tahun berkebangsaan Prancis itu musim lalu dipinjam Sampdoria dan mencatat statistik lumayan. Menghasilkan 12 gol dari 39 penampilan di berbagai ajang. Pemain tersubur kedua I Blucerchiati setelah Quagliarella. Jumlah penampilan Defrel juga terbanyak di skuad Sampdoria selain Quagliarella. ’’Semakin saya memiliki banyak opsi, semakin bagus untuk meng-improve performa tim,’’ kata EDF sebagaimana dilansir Sky Italia.
Di sisi lain, setelah meninggalkan Sampdoria, Ferrero dikaitkan dengan klub yang musim lalu dibekukan dari Serie B dan turun ke Serie D karena krisis finansial, Palermo. ’’Saya tak bisa melupakan cinta saya kepada Palermo, kota tempat karir perfilman saya dibangun. Jika memungkinkan, saya akan mengembalikan Palermo di level seharusnya mereka berada,’’ tutur Ferrero yang memang dikenal sebagai bos perusahaan film di Italia.
Tentang Vialli
Lahir Cremona, 9 Juli 1964 (55 tahun)
Kebangsaan Italia
Karir Pemain
1980–1984 Cremonese
1984–1992 Sampdoria
1992–1996 Juventus
1996–1999 Chelsea
Karir Timnas
1985–1992 Italia (59 caps/16 gol)
Karir Pelatih
1998–2000 Chelsea
2001–2002 Watford
Gelar Pemain
Serie A 1990–1991, 1994–1995
Coppa Italia 1984–1985, 1987–1988, 1988–1989, 1994–1995
Supercoppa Italiana 1991, 1995
Piala Winners 1989–1990
Piala UEFA 1992–1993
Liga Champions 1995–1996
Gelar Pelatih
Piala FA 1999–2000
Piala Liga 1997–1998
Community Shield 2000
Piala Winners 1997–98
Piala Super Eropa 1998

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
