Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 November 2023 | 01.11 WIB

Karya Seni Paling Mahal Tahun ini Jatuh pada Karya Picasso dengan Nilai Rp 2,1 Triliun

Lukisan Pablo Picasso pada 1932 berjudul - Image

Lukisan Pablo Picasso pada 1932 berjudul

JawaPos.com - Lukisan Pablo Picasso pada 1932 yang berjudul 'Femme a la montre' terjual lebih dari USD 139 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun pada Rabu (8/11) di lelang Sotheby's New York.

Angka fantastis untuk lukisan tersebut menjadikannya karya seni paling berharga yang dijual secara global pada lelang tahun ini.

Koleksi tersebut dijual sebagai bagian dari penjualan koleksi mendiang dermawan Emily Fisher Landau yang diperkirakan senilai USD 400 juta atau sekitar Rp 6 triliun.

Harga selangit untuk lukisan Picasso itu menjadikannya lukisan termahal kedua oleh sang maestro yang terjual di lelang, setelah 'Les femmes d'Alger (Versi 'O'),' yang terjual sebesar USD 179,3 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun di Christie's pada 2015.

'Femme a la montre', yang diterjemahkan dari bahasa Prancis menjadi 'Wanita Berjam Tangan', adalah potret kekasih seniman Marie-Therese Walter yang duduk di kursi mirip singgasana dengan latar belakang biru.

Jam tangan tituler ini merupakan motif yang juga terlihat dalam karya seni Picasso yang dibuat oleh istrinya, balerina Rusia-Ukraina, Olga Khokhlova.

Walter berusia 17 tahun ketika dia bertemu Picasso yang berusia 45 tahun di Paris, lalu keduanya pun kemudian menjalin hubungan rahasia saat dia masih menikah dengan Khokhlova.

Walter menjadi subjeknya untuk sejumlah karya seni, termasuk lukisan 'Femme nue couchee' pada 1932, yang terjual seharga USD 67,5 juta atau sekitar Rp 1 triliun di lelang pada 2022.

Picasso melukis 'Femme a la montre' pada tahun penting dalam karirnya. Pada usia 50 tahun. ia telah mencapai ketenaran yang luas pada 1932, namun ia tetap meningkatkan ambisinya untuk membungkam kritik yang mempertanyakan 'apakah ia adalah seniman masa lalu atau seniman masa depan', menurut museum Tate Modern.

Fisher Landau membeli lukisan itu dari Pace Gallery di New York pada 1968 dan menyimpannya di atas mantel di apartemennya di Manhattan, menurut Sotheby's.

Seorang pembeli yang tidak disebutkan namanya mengalahkan dua penawar lainnya untuk lukisan itu.

Editor: Nicolaus
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore