
Tim Cahill tak bisa menutupi rasa kecewanya setelah Australia dipastikan temani Peru angkat koper dari Rusia.
JawaPos.com - Sungguh berat perjuangan Australia untuk mendapatkan satu tiket ke babak 16 besar. Kala Denmark masih imbang dengan Prancis, Socceroos justru tertinggal 0-1 di babak pertama.
Kondisi makin berat di awal babak kedua. Pasalnya, bukan Australia yang mampu menyamakan kedudukan. Justru Peru yang menambah keunggulan mereka menjadi 2-0. Gol kedua Los Incas dicetak oleh kapten tim Paolo Guerrero pada menit 50.
Situasi ini membuat pelatih Bert van Marwijk melakukan dua pergantian dalam jeda lima menit. Kedua pemain ini belum pernah tampil dalam dua laga sebelumnya.
Pertama, dia memasukkan Tim Cahill pada menit 53. Cahil menggantikan posisi Tomi Juric yang kurang efektif dan mandul. Lima menit berselang, giliran youngster Daniel Arzani yang menggantikan posisi Robbie Kruse.
Namun, masuknya kedua pemain berbeda generasi ini tak langsung memberi dampak signifikan bagi permainan Socceroos. Sejumlah peluang yang tercipta masih gagal berbuah gol karena buruknya penyelesaian akhir.
Justru Peru yang kembali mendapat peluang emas pada menit 80. Guerrero lepas dari kawalan pemain belakang Australia. Dia sempat mengirim umpan ke depan gawang Mat Ryan. Umpan ini disambut dengan tendangan keras oleh Flores. Sayang sepakannya tepat mengenai tiang gawang.
Socceroos baru mendapat peluang yang cukup bagus saat mendapat set pieces di depan area penalti Peru. Lagi-lagi, penyelesaian akhir yang buruk dari Jedinak membuat peluang terbuang percuma.
Australia makin terlihat frustrasi saat pertandingan makin mendekati akhir. Sejumlah pelanggaran tak perlu banyak dilakukan para penggawa Socceroos. Tak ada lagi peluang yang mampu dikreasikan Tim Cahill dan kawan-kawan.
Hasil akhir tak berubah, Peru menang dengan dua gol tanpa balas. Ini menjadi laga penutup yang indah bagi Los Incas. Sesuai target di awal laga, Peru ingin membawa pulang kemenangan setelah mereka dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2018. Mereka pun bisa pulang dengan membawa senyuman dan rasa bangga para suporter mereka.
Australia 0-2 Peru
(Carrillo 18, Guerrero 50')
Susunan pemain
Australia (4-2-3-1): 1-Ryan, 5-Milligan, 7-Leckie, 9-Juric (4-Cahill 43'), 10-Kruse (17-Arzani 58'), 13-Mooy, 15-Jedinak, 16-Behich, 19-Prisdon, 20-Sainsbury, 23-Rogic (22-Irvine 72')
Pelatih: Bert van Marwijk
Peru (4-2-3-1): 1-Gallese, 4-Santamaria, 6-Trauco, 8-Cueva, 9-Guerrero, 13-Tapia (7-Hurtado 63'), 15-Ramos, 17-Advincula, 18-Carrillo (16-Cartagena 78'), 19-Yotun (23-Aquino 46'), 20-Flores
Pelatih: Ricardo Gareca
Wasit: Sergei Karasev (Rusia)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
